Suara.com - Punya bisnis sendiri merupakan impian banyak orang. Namun, tidak sedikit dari kita yang enggan mewujudkan impian tersebut. Alasannya beragam, dari melihat bisnis teman kandas di tengah jalan, ide bisnis yang mentok hingga modal besar yang sulit didapat.
Tapi tenang saja, tidak ada kata terlambat untuk memulai usaha, kamu bisa mencontoh semangat Istiyana, Mitra Shopee asal Jepara, Jawa Tengah yang kini sukses menjadi seorang business woman. Bermodalkan uang Rp100.000, kini bisnis Istiyana telah menjadi sumber penghasilan utamanya bersama sang suami guna memenuhi kebutuhan keluarga.
"Semua dapat terwujud berkat semangat, ketekunan, serta keberanian untuk berinovasi dalam era yang serba digital saat ini. Misalnya dengan menggunakan aplikasi Mitra Shopee, sebuah aplikasi digital yang menawarkan berbagai produk digital termasuk pulsa, paket data, token PLN, voucher game, layanan pembayaran berbagai tagihan hingga isi saldo ShopeePay," tutur Istiyana.
Istiyana bercerita, bahwa ia merupakan seorang lulusan D1 Ilmu Keperawatan, namun profesi yang ia geluti justru berbanding terbalik dengan gelar yang dimiliki mengingat sulitnya lapangan pekerjaan di bidang kesehatan saat itu. Setelah lulus kuliah, Istiyana pun mengambil beberapa kali pelatihan dan membuka salon potong rambut di rumahnya yang pada saat itu cukup ramai pelanggan. Melihat banyaknya pelanggan yang datang dan mengantri, ia memutar otak dan menggunakan uang Rp100,000 yang dimiliki untuk memulai warung kecil menjual berbagai minuman dan jajanan untuk pelanggannya.
“Sejak awal, saya yakin rezeki bisa datang dari mana saja asalkan ada keberanian untuk mulai, berinovasi dan pintar cari peluang. Dengan tekun, saya mengumpulkan sedikit demi sedikit modal untuk menambah produk di warung kecil-kecilan saya, yang berdampak pada pembeli makin ramai dan saya mendapatkan pelanggan tetap dari para tetangga. Namun, semakin berkembangnya era digital, ternyata membuat kebutuhan pelanggan berubah. Tak hanya sembako, mereka sering bertanya apakah saya menjual pulsa dan paket data atau bisa membayar tagihan internet atau listrik tidak di warung. Tak ingin tertinggal, pada akhir 2019 saya bergegas mencari referensi dari teman dan direkomendasikan lah layanan Mitra Shopee. Saya langsung mengunduh aplikasinya dan langsung mendaftar jadi Mitra,” ujar Istiyana.
Kini, usahanya sudah tumbuh semakin besar. Sejak bergabung menjadi Mitra Shopee, Istiyana bercerita bahwa omsetnya dalam seminggu bisa mencapai jutaan rupiah dari penjualan produk digital melalui Mitra Shopee. Istiyana percaya jika tidak ada kemauan untuk berinovasi atau beradaptasi dengan teknologi seperti Mitra Shopee, pasti akan tertinggal. Istiyana pun berbagi 3 tips bagi para pemula untuk memulai usaha dari rumah dengan modal minim:
1. Amati sekitar, cari peluang usaha
Ide dari usaha warung kecil-kecilan yang Istiyana rintis pun awalnya muncul saat melihat banyak pelanggan yang mengantri lama di salon dan tidak membawa makanan atau minuman. Walaupun dengan modal yang kecil, tapi usaha tersebut tepat sasaran. Untuk itu, mari kita amati sekitar kita dan lihat apa yang dibutuhkan tetangga atau orang sekitar yang bisa dijadikan peluang usaha dari rumah.
Seperti halnya Mitra Shopee yang teknologinya terbilang sangat mudah digunakan oleh anak muda hingga ibu rumah tangga. Dengan situasi saat ini, di mana banyak orang masih bekerja hingga bersekolah dari rumah, kebutuhan akan pulsa atau paket data pun meningkat. Dengan bermodalkan smartphone dan aplikasi Mitra Shopee, kita sudah bisa memulai bisnis kecil-kecilan sambil beraktivitas di rumah.
Baca Juga: Cerita Sukses Bangkit Pratama, dari Gamer Berprestasi Kini Jadi Pebisnis Top Up
2. Fokus dalam mengembangkan usaha
Seperti yang disebutkan Istiyana sebelumnya, walaupun sudah memiliki bisnis atau usaha, kita tidak boleh lengah. Setiap tahunnya, harus ada target baru yang dicapai dengan tujuan mengembangkan usaha yang kita miliki. Misalnya saja memperluas jangkauan produk dan menambah varian produk. Seperti halnya Istiyana, di tahun 2019 setelah bergabung menjadi Mitra Shopee, ia semakin bersemangat untuk menambah varian produk dan layanan di warungnya. Di tahun ini, ia senang bisa menawarkan layanan isi saldo ShopeePay dari warungnya supaya para tetangga lebih mudah berbelanja di aplikasi Shopee atau bertransaksi dengan ShopeePay.
3. Perbanyak strategi promosi
Tak hanya menambah produk, untuk bisa dikenal banyak pelanggan atau konsumen, kita harus aktif mempromosikan produk yang kita jual. Hal itu pun dilakukan Istiyana, ia tak segan mempromosikan produk jualannya ke tetangga sekitar baik secara langsung saat berpapasan di jalan atau bertemu, maupun melalui WhatsApp. Dengan begitu, saat tetangga ingin membeli pulsa, paket data, produk digital lainnya, hingga isi saldo ShopeePay, mereka langsung teringat warung Istiyana.
Berita Terkait
-
Saturasi Bisnis Perhotelan dan Restoran Kian Menipis Karena PPKM Level 4, Okupansi Anjlok Tinggal 20 Persen
-
Tangguhkan Bisnis di Rusia, Lamborghini dan Ferrari Kompak Sumbangkan Dana Bantu Ukraina
-
Seorang Nenek di Bojonegoro Tertipu Beli Minyak Goreng Palsu, Setelah Dibuka Isinya Hanya Air
-
5 Artis Punya Restoran di Luar Negeri, Bisnis Ruben Onsu ada di 2 Negara
-
Medina Zein Lepas Hijab Gegara Mau Cari Kenyamanan, Bantah Kena Hasut Orang Lain
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi