Suara.com - Istilah Crazy Rich belakangan viral di media sosial dan menjadi trend. Crazy Rich digunakan untuk menjuluki orang yang memiliki jumlah kekayaan yang sangat banyak. Sebenarnya bagaimana asal mula istilah Crazy Rich ini?
Istilah Carazy Rich secara khusus disematkan pada orang yang super kaya mulai dari pengusaha, artis, sosialita, hingga pejabat. Orang-orang kaya tersebut memiliki penghasilan dari beberapa bisnis dan usaha yang mereka jalani. Beberapa dari mereka juga kerap kali memamerkan hasil dari usahanya. Seperti rumah, mobil, aksesoris mewah, serta gaya hidup mewah khas kalangan atas.
Di Indonesia sendiri ada beberapa orang yang dijuluki sebagai Crazy Rich. Di antaranya yaitu Raffi Ahmad, Ahmad Sahroni, Tom Liwafa, Indra Kenz, Dony Salmanan, Rudy Salim, Maharani Kemala, Gilang Widya Pramana dan yang lainnya. Biasanya, dalam penyebutan istilah Crazy Rich diikuti dengan daerah mereka asal. Seperti contohnya yaitu Crazy Rich Bandung, Crazy Rich Surabaya, Carazy Rich Medan dan lain sebagainya.
Lantas bagaimana asal mula istilah Crazy Rich ini muncul hingga menjadi trend di Imdonesia? Simak penjelasannya berikut ini.
Asal Mula Istilah Crazy Rich
Istilah Crazy Rich pertama kali dikenalkan oleh Kevin Kwan melalui novel yang ditulisnya berjudul Crazy Rich Asians. Istilah tersebut semakin populer sejak diangkat dalam film yang dibintangi oleh Henry Golding. Film tersebut berjudul Crazy Rich Asians yang dirilis pertama kali pada 2018. Menggambarkan kehidupan konglomerat Asia khususnya di Singapura.
Film tersebut menceritakan kisah cinta beda kasta antara seorang wanita yang biasa saja dengan pria kaya raya. Rachel Chu seorang profesor ekonomi diperankan Constance Wu menjalin hubungan dengan pria bernama Nick Young yang terlahir dari keluarga konglomerat.
Keduanya tak sengaja bertemu dan menjalin hubungan pacaran. Kemudian mereka melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman Nick untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Pada saat acara berlangsung, ternyata banyak dihadiri oleh kalangan konglomerat Asia.
Selama menjalin hubungan, Rachel tidak mengetahui bahwa Nick adalah seorang yang kara raya di Asia dan banyak diincar wanita. Keadaan semakin rumit ketika Nick memperkenalkan Rachel dengan ibunya. Nick kemudian berencana akan menikahi Rachel, namun ibu Nick tidak setuju dengan rencana pernikahan tersebut. Karena Rachel bukanlah orang dari kalangan konglomerat.
Baca Juga: Crazy Rich Artinya Apa? Ternyata Sejarah Istilah Ini Berasal dari Novel
Dalam film tersebut, kehidupan orang-orang kaya di Asia dikemas dengan baik. Kalangan mereka kemudian dijuluki dengan istilah Crazy Rich Asians. Berawal dari situlah penjulukan Crazy Rich untuk orang-orang yang tajir melintir semakin gencar digunakan.
Di Indonesia sendiri, tagar #carazyrichsyrabayans sempat menjadi trending topik. Bermula dari pasangan asal Surabaya yang menggelar pesta super mewah dalam acara pernikahannya. Bahkan keduannya memberikan doorprize berupa smartphone kepada tamu undangan yang hadir.
Setelah viral, warganet mulai bercerita tentang kekayaan orang-orang yang ada dikehidupan mereka. Salah satu cerita yang populer yaitu kisah seorang guru yang mengajar di sebuah sekolah elit. Ia bercerita tentang kebiasaan muridnya yang kerap kali berlibur ke luar negeri saat libur sekolah tiba. Bahkan keluarganya melakukan vaksin di Jepang.
Itulah tadi ulasan mengenai asal mula istilah Crazy Rich yang kini menjadi populer di Indonesia. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit di Kalimantan
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan
-
Dari Lelucon Erotis hingga Arisan Valas: Sisi Lain Kaum Borjuis Tempo Dulu
-
Reborn Rookie: Kisah Konglomerat yang Terlahir Kembali sebagai Karyawan Baru
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU
-
DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian