Suara.com - Air yang dinilai memiliki sejarah dari sumber mata air Oemau di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sebelum dibawa ke IKN Nusantara, digelar ritual adat khusus dengan menyembelih seekor domba.
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu mengungkapkan rasa bangganya, lantaran air yang memiliki sejarah di wilayahnya tersebut ikut terpilih membawa air dan tanah ke IKN Nusantara.
Sebelum dibawa ke IKN Nusantara, Bupati Paulina menyerahkan air tersebut bersama sejumlah maneleo (tokoh adat) kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.
“Kami ambil airnya dari sumber mata air Oemau, sebelum ambil air kita lakukan ritual adat sebagaimana yang telah ditanamkan oleh leluhur yang kita junjung tinggi, sehingga airnya sampai di Kupang,” katanya seperti dikutip Digtara.com-jaringan Suara.com.
Dikemukakannya, air dari Oemau dipilih dibawa ke IKN Nusantara karena menjadi sumber mata air paling terkenal di Rote Ndao yang kaya akan sejarah.
“Memang Oemau sudah terkenal dan bersejarah sejak dahulu kala, sehingga kami ambil airnya dari situ,” ujarnya.
Sedikit berkisah, Paulina mengemukakan, jika dahulu kala ada dua orang leluhur yang menemukan sumber mata Oemau. Sehingga saat ritual adat dilakukan penyembelihan seekor domba. Ritual tersebut dimaksudkan agar tidak ada kendala ketika air dibawa ke Kupang hingga Kalimantan Timur.
“Domba yang disembelih darahnya disiram ke mata air Oemau. Air yang dibawa dari Oemau ini diharapkan semoga Indonesia makin jaya, maju dan sejahtera,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widowo (Jokowi) meminta seluruh gubernur di Indonesia, membawa sumber air dan juga tanah dari masing-masing daerahnya untuk nantinya dibawa ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Baca Juga: Tanggal 13 Sampai 15 Maret 2022, Jokowi Jadi Kemah di Titik Nol IKN Nusantara
Untuk diketahui, tujuh kabupaten di NTT telah menyerahkan air dan tanah, yang dibawa dari daerahnya kepada Gubernur Laiskodat. Tujuh kabupaten tersebut meliputi Belu, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sumba Tengah, Flores Timur, Alor dan Kabupaten Lembata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files