Suara.com - Ratusan Mahasiswa Santri (Mahasantri) yang tergabung dalam Santri Dukung Ganjar Wilayah Kalimantan Tengah menggelar bakti sosial di Pesantren Nurul Solihin, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalteng.
Bakti sosial itu diikuti oleh mahasiswa di Kalimantan Tengah, dan para santri di Pesantren Nurul Solihin. Kegiatan dimulai dengan bersih-bersih dan mengecat lingkungan pesantren.
Koordinator Wilayah Santri Dukung Ganjar Kalimantan Tengah, Muhammad Rizali menyebut bakti sosial digelar secara gotong royong guna menyambut bulan suci Ramadhan.
"Dalam rangka menyambut bulan suci ramadan itu sudah kegiatan rutin kita di Kalimantan Tengah. Kita ada sekitar 100-150 orang yang pesertanya itu dari santri pesantren dan mahasiswa di Kalteng khusus nya di kota Palangkaraya," kata Rizali ditulis Senin (14/3/2022).
Selain menggelar bakti sosial, di lokasi itu juga menggema deklarasi dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Rizali menyebut, dukungan itu dimaksudkan agar Ganjar maju menjadi Presiden RI pada 2024 mendatang.
"Kita punya harapan dengan bapak Ganjar Pranowo, karena pola-pola atau gaya dan ciri-ciri pemimpin ideal itu dimiliki oleh bapak Ganjar Pranowo itu sendiri. Yang jelas kita lihat beliau ini low profile, suka dekat dengan masyarakat," ucapnya.
Menurut Rizali, para Santri di Kalimantan Tengah sudah memantapkan hati dan pikiran untuk memilih Ganjar. Semua itu bermula dari obrolan pemimpin masa depan yang ideal.
"Terbentuknya Santri Dukung Ganjar Kalteng berawal dari obrolan di warung kopi berdiskusi tentang pemimpin ideal, pemimpin masa depan, pola kepemimpinan politik Rasulullah nah sehingga kita mempunyai pikiran dan gagasan untuk membentuk santri dukung Ganjar," terangnya.
"Ke depan insyaallah kita sudah menyusun agenda-agenda tapi fokus di bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan," imbuhnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Bawa Air dan Tanah ke IKN, Dari Mana Asalnya?
Sementara itu, Nur Putri Widyaningsih (20) mahasiswa asal Palangkaraya mengungkapkan kegiatan kali ini sangatlah bermanfaat untuk menyatukan mahasantri dan santri se-Kalimantan Tengah.
"Dengan adanya kegiatan ini bisa menyatukan santri di Kalteng. Bapak Ganjar itu sangat dekat dengan masyarakat dan kebijakan-kebijakannya berpihak pada masyarakat, kami santri dari Kalteng sangat berharap bapak Ganjar bisa maju jadi Presiden RI tercinta di 2024," tutup Putri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend