Suara.com - Bubble wrap atau plastik gelembung biasanya digunakan untuk melindungi barang yang dipaketkan.
Platik satu ini digunakan agar barang yang mudah pecah atau rapuh lebih terlindungi di proses pengiriman.
Namun nyatanya seorang ayah menggunakan bubble wrap untuk anaknya sendiri. Ia membungkus sang anak dengan bubble wrap sebagai sebuah perlindungan.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos, seorang ayah memasangkan bubble wrap ke seluruh tubh anak. Milai dari kaki hingga pundak dilapisi bubble wrap menjadi layaknya pakaian.
Tak hanya itu, anak tersebut juga dipasangi bubble wrap di bagian kepala mirip sepeti topi.
Bubble Wrap untuk Melindungi Anak
Pemasangan bubble wrap oleh sang ayah pada anak balitanya itu tenyata bukan tanpa maksud.
Anak perempuan tersebut tengah belajar berjalan sehingga langkahnya masih mudah goyah dan cenderung sering jatuh.
Untuk menghindari cedera saat belajar beralan, sang ayah memasangkan bubble wrap agar sang anak 'tahan banting'.
Baca Juga: Viral Pengantin Pria Terlalu Semangat Injak Telur, Endingnya Muncrat Bikin Amis Istrinya
"Saat bayimu mulai belajar berjalan dan ayah ingin dia tetap aman, jadi dia membungkus anak dengan bubble wrap," tulis pemilik video tersebut.
Video yang diunggah pada selasa (15/3/2022) itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Sayang anak bapak takut si cantik lecet," komentar warganet.
"Beginilah kalau ayah menjaga anak," imbuh warganet lain.
"Tinggal dipaketin, Ya Allah bapaknya protektif banget nih," tulis warganet di kolom komentar.
"Inilah alasan kenapa jangan ninggal anak sama ayahnya," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya