Suara.com - Sebuah cuplikan video live Instagram lawas yang menampilkan Indre Kenz telah menjadi viral di media sosial. Cuplikan video siaran langsung Instagram itu lantas menuai atensi warganet.
Cuplikan siaran langsung tersebut diunggah oleh akun Instagram @nenk_update pada Selasa (15/3/2022).
Siaran langsung itu dilakukan jauh sebelum Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option Binomo.
Diketahui dalam cuplikan video, siaran langsung itu dilakukan melalui akun Instagram Susyen Regina, sosok yang disebut-sebut sebagai mantan tunangan Indra Kenz.
Dalam cuplikan video siaran langsung Instagram lawas itu menampilkan Susyen Regina dan Indra Kenz yang menjawab berbagai pertanyaan dari warganet yang menonton siaran langsung tersebut.
Awalnya, Indra Kenz menjawab pertanyaan warganet dengan nada yang tidak santai. Setelah itu, tampaknya ada seorang warganet yang menanyakan hubungan Indra Kenz dengan kekasih saat itu.
"Hubungan hubungan orang kok kalian yang sibuk," jawab Indra Kenz.
Setelah itu, Indra Kenz kembali membaca pertanyaan warganet yang dilontarkan melalui kolom komentar live Instagram tersebut.
"Tuhan marah bang Kenz," komentar warganet yang dibacakan oleh Indra Kenz.
Baca Juga: Berstatus Tersangka Penipuan Investasi, Lagu Antikorupsi Ciptaan Indra Kenz Dihentikan KPK
Setelah itu, Indra Kenz menanggapi komentar warganet dengan lantang.
"Ku marahi Tuhan. Apa?" jawab Indra Kenz yang disusul dengan suara tertawa orang-orang di sekitarnya.
Sontak, cuplikan video live Instagram Indra Kenz itu lantas menuai beragam kritikan dari warganet.
"Dia ingin membuat Tuhan bingung. Yawes dibalik aja sama Tuhan dibikin bingung juga, jangan pernah meremehkan hal-hal yang berhubungan sama Tuhan. Dah itu aja," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Kata Tuhan, Ku jaga kau sekarang dalam kandang ya," ujar warganet.
"Kesombongan menghancurkanmu," kecam warganet menohok.
Berita Terkait
-
Korban Bongkar 5 Dugaan Modus Trading Indra Kenz: Bukan Judi, Penipuan!
-
Afiliator Nodiewakgenk Pamer Kemiskinan, Warganet Salfok ke Jam Tangan Mewah
-
Indra Kenz dan Doni Salmanan Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Sosok Ini Sebut Akan Ada Kejutan Yang Lebih Besar Lagi
-
6 Transformasi Indra Kenz, Foto Jadul Bareng Raisa hingga Pakai Baju Tahanan
-
6 Rahasia Indra Kenz yang tak Diketahui Publik Dibongkar Mantan Tunangan
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional