Suara.com - Pemukiman penduduk di wilayah Serang, Banten masih terdampak banjir yang melanda kawasan tersebut pada awal Maret 2022. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk menjaga kondisi seluruh perangkat jaringan dan menyiagakan tim operasional demi memastikan layanan tetap berjalan normal.
“Menindaklanjuti pemulihan jaringan IndiHome secara berkala pasca banjir menjadi tanggung jawab kita bersama, karena tidak dapat dipungkiri bahwa telekomunikasi menjadi hal yang sangat esensial di era saat ini,” ungkap Komisaris Telkom, Wawan Iriawan saat melakukan peninjauan kondisi terkini infrastruktur jaringan wilayah Serang, di salah satu lokasi yang terdampak, Selasa (15/3/2022).
Pada peninjauan revitalisasi jaringan tersebut, EVP Telkom Regional II, Mohammad Salsabil menyampaikan bahwa Telkom berkomitmen terus mengoptimalkan layanan yang andal di setiap situasi sehingga kondisi pasca banjir tidak akan mengganggu aktivitas pendidikan. Pada kesempatan yang sama, sebagai bentuk dukungan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terutama di wilayah Jabodetabek, Telkom juga berkesempatan menyalurkan bantuan melalui pemerintah Kota Serang bagi masyarakat terdampak banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Sabil menyerahkan 500 paket sembako untuk masyarakat. Walikota Serang, H. Syafrudin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan Telkom untuk masyarakat Kota Serang.
“Kejadian banjir ini memang di luar dugaan dan Kota Serang belum pernah terjadi kejadian banjir hingga mencapai ketinggian 5 meter. Sehingga bantuan dari Telkom ini jelas dan pastinya bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan menyalurkan kepada masyarakat terdampak dan semoga ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” terangnya.
Lebih lanjut, Wawan memastikan bahwa kunjungan ini menjadi salah satu proses berkelanjutan dari quality control dan improvement jaringan fixed broadband milik Telkom. Sebagai perusahaan plat merah, Telkom terus berupaya hadir mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran komunikasi, dukungan pembelajaran, serta penyebaran informasi.
Berita Terkait
-
VIRAL! Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud Terjebak Banjir di Kotanya Sendiri, Warganet: Mantab
-
Kembangkan Kasus PNS Dinas Pertanian Tangerang Tersangka Teroris, Densus 88 Kembali Tangkap 4 Terduga Lainnya
-
Banjir di Balikpapan, Ketinggian Air Mengkhawatirkan, BPBD Balikpapan Konsen Evakuasi Warga
-
BPBD Sleman Sebut Potensi Banjir Lahar Merapi Belum Ancam Pemukiman
-
Longsor dan Banjir Bandung Makan Korban, Dua Orang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!