Suara.com - Nama Ayu Kartika Dewi tengah ramai diperbincangkan. Pasalnya Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo itu baru saja melangsungkan pernikahan beda agama pada Jumat (18/3/2022) kemarin. Ia dinikahi oleh sang kekasih, Gerald Bastian yang merupakan Co-Founder Kok Bisa.
Sementara itu Ayu Kartika Dewi sudah dikenal sebagai salah satu aktivis yang terjun di dunia politik. Wanita 38 tahun itu sangat aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial hingga pendidkan. Yuk simak langsung profil dan agama Ayu Kartika berikut ini.
1. Sosok Berprestasi
Ayu Kartika Dewi lahir di Banjarmasin, 27 April 1983. Ia mengenyam pendidikan di SMPN 1 Balikpapan lalu SMAN 5 Surabaya kemudian Universitas Airlangga Manajemen Fakultas Ekonomi. Tugas akhir Ayu terpilih untuk mendapatkan Student Grant dari Asian Development Bank.
2. Lanjut Pendidikan di Amerika
Dapat beasiswa, Ayu melanjutkan pendidikannya di Duke University Fuqua School Business, Amerika Serikat. Sempat berkarier di Singapura selama 3 tahun, Ayu akhirnya lulus dengan gelar MBA. Ia juga pernah bekerja sebagai konsultan di McKinsey selama tiga bulan pada 2014.
3. Jadi Stafsus Jokowi
Ayu Kartika Dewi kemudian diperkenalkan menjadi Stafsus Presiden Jokowi pada 21 November 2019 dan masuk dalam daftar stafsus milenial. Sebelumnya Ayu pernah menjadi Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pada 2015-2017.
4. Penggagas Program Pertukaran Pelajar SabangMerauke
Ayu Kartika Dewi bergabung dengan Gerakan Indonesia Mengajar yang digagas oleh Anies Baswedan dengan tugas berbagai ilmu hingga Maluku Utara. Setelahnya Ayu mendirikan program pertukaran pelajar antar daerah di Indonesia yang diberi nama SabangMerauke pada tahun 2013.
5. Punya 100 Kriteria Pasangan
Diungkap lewat postingan Instagram, Ayu punya 100 kriteria untuk pasangannya. Gerald Bastian yang kini jadi suami Ayu sudah berhasil memenuhi 97 kriterianya.
6. Pacaran 2 Tahun Sebelum Nikah
Sebelum mantap menikah beda agama, Ayu dan Gerald pacaran selama lebih dari 2 tahun. Diketahui Ayu adalah pemeluk agama Islam sedangkan Gerald beragama Katolik. Keduanya memilih untuk mempertahankan agama masing-masing ketika menikah.
7. Akad dan Pemberkatan di Hari Yang Sama
Ayu dan Gerald mengadakan akad dan pemberkatan nikah di hari yang sama yakni 18 Maret 2022. Ketika pemberkatan, Ayu tampil mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan hijab warna senada.
Baca Juga: 5 Fakta Pernikahan Beda Agama Stafsus Presiden Ayu Kartika, Punya 100 Kriteria Pasangan
8. Tak Terima Hadiah Pernikahan
Ayu tak menerima hadiah pernikahan dari para tamu undangan baik itu berupa karangan bunga, kado barang maupun angpao. Uniknya, Ayu dan Gerald membuka donasi untuk nanti disalurkan pada yang membutuhkan.
Itulah profil Ayu Kartika Dewi, Stafsus Jokowi yang menikah beda agama. Ayu dan Gerald membuktikan perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk membangun rumah tangga. Langgeng terus ya!
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
6 Fakta Kisah Cinta Stafsus Jokowi yang Melakukan Pernikahan Beda Agama
-
MUI Singgung Pernikahan Beda Agama Stafsus Jokowi Ayu Kartika Dewi: Perkawinan Dalam UU itu Seagama
-
Guntur Romli: Nikah Beda Agama Dihalalkan Alquran, Megawati Soekarnoputri Disemprot Soal Kelangkaan Minyak Goreng
-
Guntur Romli Sebut Nikah Beda Agama Dihalalkan Alquran: Banyak Ulama Membolehkan!
-
Stafsus Presiden Ayu Kartika Menikah Beda Agama, Suami Memenuhi 97 dari 100 Kriteria Pasangannya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029