Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan aturan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan diubah menjadi diizinkan 100 persen. Artinya, nanti semua siswa boleh masuk bersamaan ke sekolah dalam satu hari.
Sampai saat ini, Pemprov DKI masih menerapkan PTM 50 persen. Hanya sebagian siswa yang boleh belajar di sekolah dalam satu hari dan sisanya secara daring.
Hal ini dikatakan Riza menjelang pengumuman soal aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir hari ini.
"Insya allah ya, enggak lama lagi (kapasitas PTM 100 persen), kita akan lihat ya," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/3/2022).
Politisi Gerindra ini menyebut pelonggaran pembatasan di sekolah ini dilakukan karena kondisi pandemi Covid-19 yang mulai melandai. Saat ini, Dinas Pendidikan disebutnya sedang membahas soal rencana ini.
"Sejauh ini kan udah banyak yang 100 persen termasuk transportasi publik, PTM sedang didiskusikan dibahas dan dievaluasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Wagub DKI Klaim Progres Pembangunan Sirkuit Formula E Capai 80 Persen
-
Mulai Hari Ini PTM Terbatas di Bogor Diberlakukan, Disdik Minta Orang Tua Siswa Tidak Tunggu Anak di Sekolah
-
Hanya Boleh Antar dan Jemput, Orang Tua Dilarang Tunggu Anak di Sekolah
-
Pengumuman! PTM Terbatas di Kota Bogor Diperbolehkan Mulai Pekan Depan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan