Suara.com - Pendaftaran SBMPTN 2022 telah resmi dibuka hari ini, Rabu, 23 Maret 2022 pukul 15.00 WIB. Bagi pelajar yang hendak mendaftar SBMPTN, kalian perlu tahu biaya pendaftaran SBMPTN 2022.
Pada SBMPTN 2022, UTBK-SBMPTN 2022 masih dibuka dalam dua gelombang tes, di mana masing-msing gelombang akan berlangsung selama tujuh hari. Keduanya akan digelar setelah lebaran.
Sebelum mengikuti UTBK-SBMPTN 2022, berapa biaya pendaftaran SBMPTN 2022 yang perlu disiapkan?
Biaya Pendaftaran SBMPTN 2022
Bagi calon peserta UTBK-SBMPTN 2020, diwajibkan untuk membayar biaya pendaftran SBMPTN 2022 sebesar Rp 200.000 untuk siswa kelompok Saintek atau Soshum, serta Rp 300.000 untuk siswa kelompok ujian Campuran.
Biaya pendaftaran SBMPTN 2022 dapat dibayarkan melalui melalui empat bank yang telah di tunjuk sebagai mitra LTMPT, yakni Bank Mandiri, BNI, BTN, atau BRI.
Batas waktu pembayaran yaitu 24 jam saat setelah siswa mendaftarkan diri sebagai peserta UTBK-SBMPTN 2022.
Pastikan kalian segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu pembayaran habis. Hal ini penting untuk dilakukan agar kalian tidak dianggap mengundurkan diri dari seleksi SBMPTN 2022.
Materi UTBK-SBMPTN 2022
Selain biaya pendaftaran, peserta harus tahu mengenai materi UTBK-SBMPTN 2022, agar tidak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Berikut ini materi UTBK-SBMPTN 2022.
LTMPT menambahkan materi dalam UTBK-SBMPTN 2022 mendatang. Sebelumnya hanya terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TPA).
Pada tahun 2022 ini, mata pelajaran bahasa Inggris akan ditambahkan dalam tes masuk perguruan tinggi negeri. Penambahan materi tes ini berdasarkan masukkan dari sejumlah rektor perguruan tinggi di Indonesia.
Kelompok Sains dan Teknologi (Saintek)
• Materi UTBK: Materi ujian TPS, bahasa Inggris dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi).
• Waktu tes selama 195 menit.
Berita Terkait
-
KIP Kuliah untuk UTBK SBMPTN 2022: Jadwal, Syarat, Cara Daftar, Besaran Bantuan yang Diterima Peserta
-
Desak MA Tolak Gugatan Uji Materi Permendikbudristek, Begini Alasan Komnas Perempuan
-
Ketentuan dan Persyaratan Berkas Daftar SBMPTN 2022, Pendaftaran Dibuka Hari Ini
-
Jadwal Pendaftaran SBMPTN 2022 Dibuka Besok, Catat Tanggal Lengkapnya dan Tahapan Cara Jadi Peserta
-
Bocoran Materi SBMPTN 2022, Ayo Siapkan Dirimu Sebaik Mungkin dengan Belajar 3 Kisi-kisi Berikut
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai