Suara.com - Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik petir menyambar halaman rumah telah menjadi viral di media sosial.
Rekaman CCTV yang menunjukkan sambaran petir itu diunggah oleh akun Instagram @underc0ver.id, Minggu (27/3/2022).
"Detik-detik petir menyambar di halaman milik warga, kejadian ini sempat terekam CCTV," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Senin (28/3/2022).
Hingga artikel ini disusun, belum diketahui di mana lokasi kejadian petir menyambar hingga timbul percikan api.
Menilik dari rekaman CCTV, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/3/2022) sore.
Dalam video, sejumlah warga sedang duduk-duduk santai di depan teras rumah. Tampaknya, suasana saat itu memang sedang mendung.
Tampak ibu-ibu yang sibuk mencari uban. Di halaman rumah warga itu juga ada seorang anak kecil yang sedang bermain.
Sementara itu, ada bapak-bapak yang sedang duduk santai mengobrol dan ada pula bapak-bapak yang membawa sapu.
Tidak lama kemudian, terdengar suara sambaran petir yang cukup keras. Mendengar suara petir, para warga yang duduk di teras langsung berlarian masuk ke area teras.
Baca Juga: Viral, Sebuah Tongkang Tersangkut di Jembatan Sungai Mahakam Samarinda, Netizen: Apa gak Berbahaya?
Salah seorang ibu-ibu menjerit dan langsung berlari menggendong anak kecil yang tengah bermain di halaman rumah.
"Ibuk baju ijo reflek nya bagus banget langsung meluk adek kecilnya," lanjut keterangan.
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, terlihat percikan api yang timbul usai sambaran petir.
Hingga kini, tidak diketahui objek yang terkena sambaran petir sampai muncul percikan api dan membuat warga panik.
Para warga yang mulanya duduk di depan teras itu panik dan penasaran benda yang tersambar petir hingga muncul percikan api.
Salah seorang bapak-bapak itu langsung berlari ke luar teras rumah. Tampaknya, ia hendak mengecek objek yang tersambar petir.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Pemuda Ketahuan Saat jadi Cosplay Cucian, Caranya Kamuflase Banjir Pujian Netizen
-
Viral, Sebuah Tongkang Tersangkut di Jembatan Sungai Mahakam Samarinda, Netizen: Apa gak Berbahaya?
-
Viral Dialog Ustaz Yusuf Mansur soal Dianggap Menzolimi, Aa Gym: Allah Tahu Niat Kita, Gak Bisa Bohong!
-
Ditonton 10 Juta Kali, Perempuan Buka Pintu Kulkas, Penampakannya Bikin Melongo: Auto Masuk Universe Lain
-
Viral 'Remote AC Langit' Mirip Singing Bowl Rara Pawang Hujan Dijual di Ecommerce, Harganya Bikin Syok
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer
-
Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP
-
Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya
-
Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum
-
Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung
-
Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
-
Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan