Suara.com - Cerita pemilik toko emas yang didatangi nenek-nenek ingin menukar cincin emas jadulnya telah menjadi viral di media sosial.
Dalam momen yang diunggah oleh akun Instagram @tante_rempong_officiall, pemilik toko bercerita bahwa nenek ini ingin tukar cincinnya tetapi tidak membawa uang.
"Terima kasih orang baik," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Selasa (29/3/2022).
Dalam video, pemilik toko emas memperlihatkan penampakan cincin emas milik nenek-nenek yang sudah bengkok karena usianya sudah lama. Selain itu, cincin itu sudah menghitam di bagian dalamnya.
Nenek ini ingin menukarkan cincin miliknya karena cincinnya sudah bengkok di beberapa bagian.
"Kemarin ada nenek-nenek datang ke toko aku mau tukar cincinnya karena udah penyok, udah lama banget dia pakai, udah tahunan," cerita pemilik toko emas.
Menurut pemilik toko, berat cincin emas milik nenek ini juga sudah menyusut, tidak seperti berat semula.
Pemilik toko lalu mengambilkan beberapa cincin emas untuk dipilih nenek tersebut. Pemilik toko mengambilkan cincin yang bentuknya hampir menyerupai cincin lama nenek.
"Terus aku kasih beberapa pilihan. Aku suruh neneknya milih yang mana yang mau dia pakai dengan ukuran yang sama [seperti miliknya]," lanjut pemilik toko.
Namun, ternyata nenek ini tidak membawa uang saat pemilik toko mengatakan bahwa harus menambah ongkos untuk tukar tambah.
"Ternyata neneknya gak bawa uang, neneknya pikir tukar tambah itu gak perlu tambah uang. Aku bingung mau jelasin gimana dengan kondisi barang neneknya yang udah kurang, dengan kondisi barang yang udah penyok," lanjut pemilik toko.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemilik toko pun berinisiatif memberi solusi untuk memperbaiki cincin lawas milik nenek.
"Aku kasih solusi, aku perbaiki aja cincin neneknya. Aku suruh tukang aku perbaiki cincin neneknya sampai rapi lagi dan aku kasihkan ke dia," lanjutnya.
Ia lalu menyuruh tukang di tokonya untuk memperbaiki cincin tersebut hingga rapi seperti baru.
Melihat penampakan cincinnya yang terlihat sangat bersih dan rapi seperti baru, nenek ini pun bahagia.
Berita Terkait
-
Pria Atraksi Motor Trail Naik Tebing, Berakhir Ketiban Motor Tak Kuat Menanjak, Penonton Menjerit
-
Viral Malang Banjir Parah Rendam dan Macetkan Jalanan, Laju Mobil Sampai Seperti Ini
-
Kondangan Belum Usai, Emak-emak Terekam Masukkan Snack ke Kresek untuk Dibawa Pulang, Publik: Kasihan yang Punya Hajat
-
Heboh Dua Sejoli Lakukan Aksi Tak Senonoh di Anjungan Pantai pada Siang Hari, Warganet: Miris, Enggak Ada Malu
-
Aksi Tiga Pemuda Kelimpungan Motor Jalan Sendiri sampai Hampir Jungkir Balik, Warganet: Kesurupan Reog
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara