Sementara itu, Musrenbang ini adalah hasil forum perangkat daerah lintas perangkat yang telah dilaksanakan pada 7-16 Maret 2022. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai jenjang pemerintahan menyampaikan usulan-usulan untuk dijadikan program.
Adapun rincian usulan perangkat daerah terdiri dari 218 program dengan 594 kegiatan dan 1.681 subkegiatan dengan total anggaran sekitar Rp.3,3 triliun. Sementara usulan pokok pikiran DPRD Kabupaten Mojokerto sebanyak 620 kegiatan.
Sedangkan usulan dari lembaga sebanyak 122 kegiatan, sedangkan usulan desa dan kelurahan sebanyak 1.060 kegiatan. Tentunya usulan ini masih akan digodok untuk menentukan usulan prioritas sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
"Usulan-usulan ini akan menyesuaikan kapasitas anggaran Pemerintah Daerah," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi.
Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina juga melaunching call center 112. Panggilan darurat ini guna memberikan respon cepat terhadap pengaduan dari masyarakat. Call Center ini, kata Ikfina dibuka selama 24 jam serta bebas pulsa.
Jawab Kritik DPRD Soal SILPA Rp 533 Miliar
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjawab kritikan DPRD perihal besaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Rp 533 miliar tahun anggaran 2021. Ia menyampaikan tingginya SILPA tahun 2021 karena besarnya pendapatan asli daerah (PAD).
Kritik itu dilontarkan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Aini Zuhro saat pembukaan Musyawarah (Musrenbang) Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2022. Dalam paparannya, Aini menyentil besarnya SILPA tahun 2021 yang mencapai Rp 533 miliar atau 18% dari APBD.
"Sungguh kita harus prihatin di masa pandemi Covid-19, belanja daerah kita tidak efektif dan optimal. Karena sampai akhir 2021 kita tidak mampu mengeliminasi SILPA yang terakumulasi Rp 533 miliar atau setara dengan 18% APBD 2021," kata Aini.
Zuhro menyampaikan, SILPA sebesar Rp 533 miliar ini bisa jadi termasuk SILPA terbesar Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Ia juga mengkritik belanja proyek infrastruktur dan belanja bantuan sosial (bansos) serta hibah yang menumpuk pada triwulan akhir tahun anggaran.
"Sering kali kami dapati laporan realisasi anggaran semester 1 itu tidak lebih dari 30% total belanja daerah," ungkap politisi Fraksi PKB ini.
Menanggapi hal itu, Bupati Ikfina menyampaikan jika besarnya SILPA tahun anggaran 2021 itu disebabkan karena tingginya capaian PAD yang didapat Pemkab Mojokerto. Tahun 2021 lalu, PAD Kabupaten Mojokerto mencapai Rp 199 miliar lebih.
"Peningkatan PAD tahun 2021 adalah sebuah prestasi, tapi peningkatan PAD tidak bisa dipakai karena belum masuk pada perencanaan tahun 2020. Yang kita bisa belanjakan hanyalah uang yang sudah masuk dalam perencanaan," tutur Bupati Ikhfina.
Besarnya SILPA juga tak lepas dari banyaknya kekosongan jabatan pegawai di lingkup Pemkab Mojokerto lantaran pensiun. Disisi lain, larangan bupati tidak boleh melakukan mutasi 6 bulan diawal dan akhir masa kepemimpinan, membuat pengisian jabatan tidak bisa dilakukan.
"Pada saat itu banyak sekali yang sudah pensiun sehingga jabatan itu dirangkap oleh pejabat lainya. Banyak sekali jabatan-jabatan yang di-PLT-kan. Dan ini masuk dalam SILPA sebagai gaji, TPP, yang tidak dibayarkan karena dirangkap oleh satu orang," ucap Ikfina.
SILPA, kata Ikfina juga berasal dari sisa anggaran lelang proyek infrastruktur. Yang mana, angka pemenang proyek lebih rendah dari pagu yang sudah dipatok. Selain itu, banyaknya kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan lantaran tahun 2021 masih dalam pandemi Covid-19.
"Postur ABPD 2021 disusun dengan prediksi 2021 pandemi sudah berakhir. Tidak ada yang mengira munculnya gelombang kedua pandemi Covid-19 varian Delta yang jauh lebih dasyat dibandingkan tahun 2020," ungkap Ikfina.
Terlepas dari semua itu, Ikfina mengapreasi penilaian DPRD Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, penilaian ini akan menjadi cambuk penyemangat bagi kalangan eksekutif untuk terus bekerja demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Majapahit.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPRD, ini merupakan satu koreksi, masukan dan penyemangat untuk kita semua. Khususnya ini saya sampaikan kepada kepala perangkat daerah," tukas Ikfina.
Berita Terkait
-
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan, Pemkab Bekasi Ingatkan Warga Tak Punic Buying
-
Atap Aula Disnaker Pemkab Jember Ambruk, Sejumlah Peralatan Rusak
-
Sri Mulyani Tak Puas Serapan Anggaran PEN 2022 Baru 5 Persen
-
Asik Nyabu Bareng Rekan, Mantan Pegawai Honorer Pemkab Bintan Diamankan Polisi
-
Kebijakan Pemerintah Dianggap Tak Dukung Pemulihan Ekonomi: Minyak Goreng Langka, Pajak Naik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi
-
5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81
-
Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing