- Kejaksaan Agung merotasi 43 Kajari melalui SK tertanggal 24 Desember 2025 untuk penyegaran organisasi dan evaluasi kinerja.
- Dua Kajari yang terseret kasus korupsi KPK, yakni Kajari HSU dan Kajari Bekasi, resmi dicopot dari jabatannya.
- Rotasi jabatan ini juga mencakup Kajari Bangka Tengah yang tersangkut dugaan korupsi pengelolaan dana Baznas Enrekang.
Suara.com - Gerbong mutasi besar-besaran di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya bergerak, menyeret dua nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang sebelumnya dicokok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU) Albertinus Parlinggomanan Napitupulu dan Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi Eddy Sumarman resmi masuk dalam daftar pejabat yang dicopot dari jabatannya.
Langkah tegas ini merupakan bagian dari gelombang mutasi dan rotasi yang dilakukan Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin terhadap puluhan pejabat di Korps Adhyaksa. Total, sebanyak 43 posisi Kepala Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia dirombak.
Kebijakan strategis ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 yang diterbitkan pada 24 Desember 2025.
Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya perombakan besar ini.
Menurutnya, langkah ini diambil tidak hanya untuk penyegaran organisasi, tetapi juga sebagai bentuk evaluasi kinerja para pejabat.
“Benar (ada mutasi). Dalam rangka mutasi dan penyegaran organisasi, serta mengisi kekosongan jabatan dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum yang memerlukan kecepatan. Termasuk bagian dari evaluasi kinerja apakah bekerja maksimal atau tidaknya,” kata Anang Supriatna kepada wartawan, dikutip Jumat (26/12/2025).
Nasib Jaksa yang Terjaring OTT KPK
Baca Juga: Jaksa Agung Rotasi 68 Pejabat, Sejumlah Kajari yang Pernah Terseret Dugaan Korupsi Ikut Dimutasi
Posisi Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU) yang ditinggalkan Albertinus Parlinggomanan Napitupulu kini diisi oleh Budi Triono. Sebelumnya, Budi Triono menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Seperti diketahui, Albertinus terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Kamis (18/12/2025).
Ia bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan statusnya sebagai jaksa telah diberhentikan sementara.
Nasib serupa menimpa Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi, Eddy Sumarman, yang juga dicopot dari jabatannya.
Posisinya digantikan oleh Semeru, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
Nama Eddy Sumarman terseret setelah rumah dinasnya disegel oleh penyidik KPK. Penyegelan itu merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Tag
Berita Terkait
-
Jaksa Agung Rotasi 68 Pejabat, Sejumlah Kajari yang Pernah Terseret Dugaan Korupsi Ikut Dimutasi
-
Mutasi Besar-besaran Kejagung: Ini Daftar Lengkap 43 Kajari Baru, Cek Daerahmu!
-
ICW Sindir Kejagung Soal Gunungan Uang Rp6,6 T, Praktisi Hukum: Tak Mudah Selamatkan Uang Negara
-
Tertinggi Rp6 Juta! Ini Daftar Gaji Minimum 27 Daerah di Jabar 2026, Daerahmu Urutan Berapa?
-
ICW 'Sentil' Kejagung Pamer Gunungan Uang: Pencitraan, Korupsi Rp 300 T Menguap
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman
-
Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun
-
Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?
-
Megawati Geram Disebut Oposisi: Buzzer Itu Goblok, Nggak Pernah Baca!