Suara.com - Petugas Polsek Jiwan, Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota, Jawa Timur, menangani kasus pembuangan jasad bayi yang ditemukan warga di saluran irigasi sawah di perbatasan Desa Matesih dan Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Kapolsek Jiwan AKP Gunawan mengatakan, mayat bayi yang dibuang di saluran irigasi tersebut berjenis kelamin perempuan dan diduga telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
"Setelah dilakukan pengecekan dari tim Inafis, diketahui berjenis kelamin perempuan. Jasad bayi itu diperkirakan meninggalnya sudah beberapa hari yang lalu," kata Gunawan di Madiun, Selasa (29/3/2022).
Menurut dia, mayat bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sekitar. Jasad tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap di saluran irigasi sawah.
Tim Inafis Polres Madiun Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dari warga dan Polsek Jiwan.
Sementara sesuai informasi, jasad bayi perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar bernama Leony pada Selasa pagi. Saat itu ia hendak membuang sampah di belakang rumahnya dan curiga banyak lalat di saluran irigasi sawah.
Awalnya ia mengira ada bangkai kucing, namun setelah dilihat bersama suaminya, ternyata jasad bayi. Menindaklanjuti temuannya itu, ia lalu melapor ke ketua RT dan aparat Kepolisian.
Petugas dari Polsek Jiwan langsung mendatangi lokasi kejadian. Kemudian disusul tim Inafis Polres Madiun Kota untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dilakukan olah TKP, jasad bayi tersebut dievakuasi ke RSUD dr Soedono Madiun guna proses autopsi. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Polisi Ungkap Jasad Bayi yang Ditemukan di Serang Ada Tanda Kekerasan
Berita Terkait
-
Dicekoki Miras Hingga Digilir Dua Pria, Kisah Pilu Ibu Pembunuh Bayi di Cipocok Jaya Serang
-
Terungkap! Pembunuh Bayi di Cipocok Jaya Serang Ternyata Korban Pemerkosaan
-
Bukan Hanya Lucu, Ini Tren Terbaru Pakaian Bayi Kekinian
-
Kronologi Pembacokan di Sebangki, Bayi Umur 4 Bulan Jadi Target, Sang Ibu Hendak Melindungi Turut Kena Sabetan Parang
-
Bupati Landak Kecam Aksi Pembacokan Ibu Muda dan Bayinya, Tanggung Semua Perawatan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta