Sekarang, rasanya menjadi lebih masuk akal jika Pemerintah Australia ingin fokus pada tunjangan biayakebutuhan sehari-hari warganya, juga pengurangan pajak yang nilainya sebesar AU$420.
Jadi kalau ada anggapan gaji di Australia besar karenagaji per jam-nya termasukyang paling tinggi di dunia, tapi harus diingat biaya hidup di Australiajuga relatif tinggi.
Harga makanan di pasar lebih murah
Saya juga sempat membandingkan produk bahan makanan di supermarket dengan harga di pasar tradisional.
Pasar yang saya kunjungi hari itu adalah Queen VictoriaMarket, salah satu yang paling terkenal dan sering jadi tujuan pariwisata di kota Melbourne.
Di sana, harga bahan makanan, terutama sayur-mayur, memang lebih murah, terutama bila datang di waktu sudah mau tutup.
Harga wortel, misalnya, adalah AU$1.80 per kilogram, dibandingkan dengan AU$2 di supermarket.
Atau brokoli bisa dibeli dengan harga AU$5.99 per kilogram di pasar dibandingkan AU$6.90 di supermarket.
Harga daging ayam bagian dadaper kilogram hanya AU$11.50perkilogram, tapi kalau di supermarket bisa mencapai AU$16.
Sewa rumah dan apartemen di Australia
Bila dihitung-hitung, harga sewa tempat tinggaldi Australia jugaterus naik hampir setiap tahun.
Baca Juga: China Masalahkan Visa Mahasiswanya yang Dibatalkan Saat Tiba di Australia
Rata-rata harga sewa tempat tinggal di Australia per minggunya pada tahun 2022adalah AU$436-499 (Rp4,6-5,3 juta).
Harga sewa rumahdi Australia tergantung pada lokasi dan jenis tempat tinggalnya.
Kalau ingin tinggal di pusat kota yang dekat kemana-mana, tentunya harga sewanyalebih mahal dibanding didaerah "suburb" atau pinggiran kota yang punya keterbatasan fasilitas.
Juga ada perbedaan antara menyewa sendirian atau menyewa bersama orang lain.
Karenanya saya lebih memilih untuk menyewa kamar dan berbagi rumah dengan orang lain, atau istilahnya 'shared house', supaya bisa menekan pengeluaran untuk sewa rumah.
Jadi bukan hanya Pemerintah Australia saja yang menghitung dengan teliti anggaran belanja negara, tapi penting juga untuk kita membuat anggaranbelanja keperluan hidup sehari-hari.
Berita Terkait
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina
-
Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo
-
Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro
-
Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran