Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar, Bali melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus nikah tanpa izin atau kawin halangan berinisial FST alias ER dan HL yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Iya, keduanya sudah jadi tersangka dan DPO. Penetapan masuk DPO, sekitar dua minggu lalu kami terbitkan," kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (4/4/2022).
Ia mengatakan, pasangan suami istri berinisial FST alias ER dan HL telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan nikah tanpa izin atau kawin halangan. Keduanya masuk dalam pengejaran sebagai DPO.
Berita tersebut awalnya dibuat dengan judul "Diam-diam Nikah Lagi Tanpa Izin Istri, Pengusaha Di Bali Jadi Buronan Polisi" dan pada Senin (27/6/2022) diubah dengan judul "Diduga Menikah Lagi, Dua Orang di Bali Jadi DPO Kasus Nikah Tanpa Izin".
Koreksi ini sebagai jawaban atas hak jawab dari kuasa hukum Ibu Helda yang diterima pada Senin (27/6/2022). Berikut hak jawabnya:
Bahwa Klien kami yang diberitakan dalam artikel tersebut merasa terpojok karena pihak wartawan atau redaksi dalam menerbitkan artikel tidak mengklarifikasi kepada klien kami dan/atau kepada kuasa hukumnya dengan dasar sebagai berikut:
- Tulisan artikel telah menimbulkan kerugian yang menyebabkan nama baik klein kami tercemar.
- Tulisan artikel juga diduga telah menciderai mental anak – anak klien kami dan pandangan keluarga besar klien kami yang telah melihat artikel tersebut.
- Tulisan artikel tidak mempertimbangkan Kode Etik Jurnalis Pasal 1 dan 3. Karena bila Informasi tidak diuji dan dikonfirmasi, informasi menjadi tidak berimbang dan memuat opini yang menghakimi.
- Tulisan artikel tentang DPO dianggap tidak berimbang, mengingat isi materi menyerupai media lain yang menyerang sepihak.
Adapun fakta yang sebenarnya adalah sebagai berikut :
- Bahwa putusan perkara perceraian di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan Nomor 239/Pdt.G/2020/PN.JKT,BRT pada tanggal 14 Desember 2020. (tiga hakim yang memutuskan cerai) Laporan Polisi : LP/252/III/2021/Bali/RestaDps, tanggal 28 Maret 2021. Fernando Lesmana dalam gambar kasus narkoba 04 Desember 2020. Putusan perceraian tingkat banding No : 54/PDT/2021/PT.DKI, tanggal 05 April 2021. Putusan perkara perceraian tingkat kasasi yang sudah berkekuatan hukum tetap (Inkracht van gewijsde) Nomor : 2824 K/PDT/2021, tanggal 19 Oktober 2021, yang menyatakan putusan perkawinan karena perceraian, dan telah dicatatkan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta pada tanggal 20 Januari 2022. Bahwa sampai saat surat ini dibuat/ ditandatangani, Fernando Lesmana tidak pernah mematuhi isi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, perkara Nomor : 2824 K/PDT/2021, tanggal 19 Oktober 2021 jo. nomor : 54/PDT/2021/PT.DKI, tanggal 05 April 2021, yaitu untuk memenuhi kewajibannya atas semua biaya pemeliharaan dan pendidikan anak diputuskan sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) setiap bulannya;
- Bahwa sejak tahun 2011 Fernando Lesmana sudah tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik karena: a.Menggunakan narkoba terlampir gambar. b. Sering bolak balik ke karaoke, diduga sering mengantarkan pesanan narkoba untuk tamu yang ada di karaoke tersebut. Pergi dari jam 5 sore, pulang ke rumah jam 10 atau 12 siang. Serta emosi yang meledak-ledak yang menimbulkan keributan yang tidak jelas. c. Pertemuan keluarga yang membahas tentang untuk membawa Fernando Lesmana ketempat rehabilitasi, keluarganya Fernando Lesmana semua mendukung dan terjadi kesepakatan. Tetapi pada saat mau berangkat ketempat rehabilitasi, Fernando Lesmana justru kabur dari rumah. Sehingga tidak terjadi rencana rehab tersebut.
- Bahwa tahun 2021 Fernando Lesmana mengambil mobil Fortuner milik klien kami secara paksa melalui driver. Karena driver ketakutan akhirnya memberikan mobil tersebut kepada Fernando Lesmana. Laporan Polisi No.: STTLP/B/2988/VI/2022/SPKT /POLDA METRO JAYA tanggal 17 Juni 2022, dengan dugaan pasal 367 Jo pasal 362. Dengan dasar hukum sebagai berikut: a. Perjanjian kontrak dengan leasing atas nama HELDA sampai 16.09.2022. b. BPKB dan STNK nama HELDA. c. Pembayaran cicilan memakai uang dan hasil keringat HELDA. d. Karena BPKB masih hak leasing tidak bisa dikategorikan harta gono-gini. Jadi tidak bisa dirampas begitu saja tanpa izin pemilik pemegang fidusia atau atas nama kontrak HELDA.
- Berdasarkan uraian tersebut di atas, kami telah mengupayakan pihak kepolisian dan instansi terkait dapat membantu menyelesiakan masalah ini dan mohon perlindungan hukum atas Laporan Polisi No : LP/252/III/2021/Bali/RestaDps Pelapor : Fernando Lesmana terlapor HELDA. yang berimbas pada tekanan mental bagi anak-anak terlapor dan anak-anak pelapor: a. Mengingat anak-anak dari klien kami yang mau sekolah di Indonesia. b. Anak-anak klien kami perlu diurus, dibiayai dan dijaga tanpa tekanan dari Fernando Lesmana. c. Mengingat mediasi yang telah ditawarkan oleh klien kami tentang pembagian harta di Pengadilan Negeri ditolak oleh Fernando Lesmana dan mengalami jalan buntu. d. Bahwa Fernando Lesmana telah menyampaikan kepada penasehat hukumnya yang lama, akan mencabut laporan polisi apabila harta dibagi dua. e. Mengingat pembagian harta gono gini adalah wewenang pengadilan, maka Fernando Lesmana dapat menggugat melalui pengadilan. Bukan menjadikan laporan polisi menjadi sarana negosiasi pembagian harta gono gini dan sarana untuk pembalasan dendam (Retribution). f. Mengingat Fernando Lesmana adalah pengguna narkoba jadi patut dan layak pihak kepolisian mempertimbangkan laporan polisi yang terlalu dibesar-besarkan sampai dimuat di media–media online dengan wajah klien kami yang telah menganggu phisikologis anak-anaknya sehingga menyebabkan trauma. g. Bahwa saat ini klien kami fokus, banting tulang mencari nafkah untuk membiayai kebutuhan hidup, biaya makan dan keperluan biaya pendidikan anak, seorang diri. Besar harapan Klien kami untuk tetap bisa berjuang mempertahankan hidup dengan keadaan yang sulit seperti saat ini. dan tidak lagi diganggu oleh seorang yang bernama Fernando Lesmana.
Demikianlah permohonan ini kami sampaikan, besar harapan kami untuk mendapat respon yang baik. Atas bantuan dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami
Kuasa Hukum Ibu HELDA
Liliana Kartika, S.H.
Adanya Laporan
Sebelumya diberitakan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar, Bali melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus nikah tanpa izin atau kawin halangan berinisial FST alias ER dan HL yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Iya, keduanya sudah jadi tersangka dan DPO. Penetapan masuk DPO, sekitar dua minggu lalu kami terbitkan," kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (4/4/2022).
Ia mengatakan, pasangan suami istri berinisial FST alias ER dan HL telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan nikah tanpa izin atau kawin halangan. Keduanya masuk dalam pengejaran sebagai DPO.
Penerbitan DPO ini dilakukan karena penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap pasangan itu dua kali untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka namun tidak datang.
Berita Terkait
-
Buron Kasus Narkoba di Aceh Besar Tewas Ditembak
-
Unggah Ucapan Selamat Ramadhan Sambil Pasang Foto 'Buronan Internasional', Ridwan Kamil Disemprot Netizen
-
Bocah Pengacung Jari Tengah Makin Terkenal, Follower Facebook Capai 100 Ribu dan Jadi Bintang Endorse
-
Pelarian 7 Tahun, Terpidana Korupsi Raskin Batam Ditangkap di Karimun, Bekerja Jadi Sekuriti dan Ganti Identitas
-
Komplotan Penipu Lintas Provinsi Ditangkap di Denpasar, Modusnya Melipatgandakan Uang
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru