Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengaku sudah lama mendengar kabar keinginan politisi Gerindra DKI, Mohamad Taufik untuk pindah partai. Taufik disebutnya sudah sejak tahun 2020 tak merasa nyaman di partai lambang kepala burung itu.
Menurut Ujang, rasa tidak nyaman Taufik dikarenakan dukungan kepada Gubernur DKI Anies Baswedan untuk menjadi Capres di Pilpres 2024 mendatang. Padahal, Gerindra sendiri sudah menyatakan akan mengusung Ketua Umumnya lagi, Prabowo Subianto.
Dia juga menduga masalah ini akhirnya berujung pada pencopotan Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI.
Saat itu juga, Taufik telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD Gerindra DKI. Taufik digantikan oleh Ahmad Riza Patria yang juga menjadi Wakil Gubernur DKI.
“Jadi mungkin M Taufik sudah tidak nyaman lagi di Gerindra, sehingga yang bersangkutan pindah ke Nasdem. Jika tak pindah partai, Gerindra tak akan mencopot M Taufik dari jabatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta,” ujar Ujang saat dikonfirmasi, Senin (4/4/2022).
Menurut Ujang, Taufik kemungkinan besar akan pindah partai setelah tak lagi menjadi Wakil Ketua DPRD DKI. Ada dua partai yang dikabarkan menjadi opsi pilihan Taufik, yakni PKB dan NasDem.
“Ada info dia ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan ada yang sebutkan juga ke NasDem. Kita lihat saja, mana yang menjadi pelabuhan M Taufik, karena hanya waktu yang akan bisa menjawab,” jelasnya.
Kerugian yang dialami Gerindra, kata Ujang, adalah kantong suara yang dimiliki politisi senior itu akan ikut berpindah. Selain itu, Taufik sendiri merupakan sosok yang piawai karena sudah memberikan kejayaan bagi partai dalam dua Pemilu terakhir.
Saat menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra DKI, Taufik ikut memenangkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI 2012 dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pemilu selanjutnya.
Baca Juga: Hasil Survei: Prabowo-Ganjar Menjadi Pasangan Capres 2024 yang Sulit Dikalahkan
Kursi Gerindra di DPRD DKI juga ikut melonjak dan sudah dua periode terakhir mendapatkan jatah pimpinan dewan.
“Sedikit banyak akan berdampak bagi Gerindra. Tentu Gerindra DKI rugi kehilangan Mohamad Taufik, tapi itulah politik selalu banyak kejutan dan selalu dinamis,” ucap Ujang.
Tak hanya itu, menurut Ujang, Taufik adalah figur pekerja keras, rendah hati dan banyak membantu aktivis. Ia sangat aktif di sejumlah organisasi, seperti menjadi Bendahara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU DKI Jakarta dan Ketua Umum Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jaya periode 2022-2027.
Menurutnya, pencopotan Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta diprediksi akan membuat dia keluar dari Partai Gerindra. Apalagi Partai Nasional Demokrat (NasDem) cukup berambisi ingin meminang Taufik.
“Ada info dia ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan ada yang sebutkan juga ke NasDem. Kita lihat saja, mana yang menjadi pelabuhan M Taufik, karena hanya waktu yang akan bisa menjawab,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Benarkah Taufik Dicopot Karena Doakan Anies Presiden? Ini Kata DPD Gerindra DKI
-
Salip Duet Prabowo-Puan, Elektabilitas Ganjar Tertinggi Jika Duet dengan Menteri Jokowi Ini
-
Hasil Survei: Prabowo-Ganjar Menjadi Pasangan Capres 2024 yang Sulit Dikalahkan
-
Wow! Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024, Ustaz Das'ad Latif: Saya Siap Jadi Wapresnya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat