Suara.com - Hidayah Islam menghampiri salah satu mantan atlet kenamaan Indonesia. Adalah Maria Febe Kusumastuti, seorang mantan pebulutangkis yang memutuskan untuk memeluk agama Islam sejak 2013 lalu.
Tentu banyak yang mempertanyakan perjalanan spiritualnya hingga memutuskan untuk berhijrah menjadi mualaf. Kisahnya inilah yang kemudian diungkap Febe di salah satu televisi swasta.
"Sebenarnya saya mengucapkan kalimat syahadat itu tahun 2013," ungkap Maria Febe, dikutip Suara.com pada Senin (4/4/2022). "Waktu 2013 itu hanya orang tertentu doang (yang tahu saya menjadi mualaf)."
"(Penyebabnya) dari kecil saya suka suara azan," tutur Febe melanjutkan. Syahdunya panggilan yang ditujukan agar umat Muslim segera mendirikan salat itu rupanya menggetarkan hati Febe hingga membuatnya ikut terpanggil untuk menjadi seorang mualaf.
Febe memutuskan untuk sembunyi-sembunyi dulu ketika pertama kali menjadi mualaf. Pasalnya Febe tidak ingin kehidupan pribadinya terganggu, supaya tetap fokus meraih prestasi sebagai seorang atlet bulu tangkis.
Prosesnya untuk benar-benar memahami agama Islam pun sangat membuat publik terharu. Pasalnya Febe pelan-pelan mendalami agama Islam bersama rekan sejawatnya sesama atlet di asrama.
"(Saya) belajar dulu sedikit-sedikit. Jadi belajar berwudhu, salat," kata Febe. "(Tidak ada gurunya) cuma teman aja, kan kita lingkungannya di asrama. Karena kalau lingkungan asrama kita nggak sembarangan boleh keluar."
Bukan hanya kisahnya ketika menjadi mualaf, pengalaman Febe sampai memutuskan berhijrah dan berhijab juga membuat hati publik bergetar.
"Soalnya yang waktu saya hijrah itu, saya merasa ada ketakutan. Jadi kayaknya kalau saya nggak beribadah itu ada yang kurang gitu rasanya," kata Febe, mengungkap perasaannya hingga mantap mengenakan hijab.
Baca Juga: 5 Pesepak Bola Dunia yang Pernah Pindah Agama, dari Franck Ribery hingga Djibril Cisse
Setelahnya ia pun meminta izin kepada sang suami untuk mengenakan hijab. Keinginannya ini rupanya direstui oleh sang suami, yang sekaligus meminta agar Febe konsisten dalam mengenakan hijabnya.
Yang sungguh tak disangka, keputusannya berhijab ini rupanya mendatangkan keberkahan yang jauh lebih besar. Sebab sebulan setelahnya Febe dan suami dikaruniai buah hati.
"Dan alhamdulillah, setelah saya berhijab, satu bulan kemudian saya dapat anak," imbuh Febe dengan mata berkaca-kaca. "Jadi (rasanya) banyak berkah."
Berita Terkait
-
5 Pesepak Bola Dunia yang Pernah Pindah Agama, dari Franck Ribery hingga Djibril Cisse
-
Nathalie Holscher Bantah Masuk Islam gegara Mau Nikahi Sule: Bagus Lah
-
Keluarga Tionghoa Ucapkan Syahadat Jadi Mualaf, Alasannya Diduga Dapat Hidayah Saat Anak Sakit
-
Clarence Seedorf Antusias Jalani Ramadan Pertama sebagai Mualaf
-
Celine Evangelista Pakai Jilbab saat Ulang Tahun dan Ajari Anak Salat Tarawih, Resmi Mualaf?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal