News / Nasional
Senin, 04 April 2022 | 19:52 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani apresiasi program BLT minyak goreng. (Dok: DPR)

Suara.com - Pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga beli minyak goreng. Hal itu sebagai imbas naiknya harga minyak goreng di pasaran.

Terkait itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan langkah pemerintah tersebut hanya solusi jangka pendek saja.

Puan mengingatkan, untuk solusi jangka panjang, pemerintah harus membenahi seluruh tata niaga minyak goreng dari hulu sampai hilir. Menurutnya, pemerintah harus membenahi struktur pasar dan struktur industri minyak goreng.

"Termasuk penguasaan dari hulu ke hilir dalam produksi minyak goreng," kata Puan di Jakarta, Senin (4/4/2022).

Puan mengingatkan, agar menjadi solusi jangka pendek menjelang lebaran, BLT Minyak Goreng harus dilakukan dengan cepat, namun tepat sasaran.

"Semakin cepat tersalurkan semakin baik untuk masyarakat. Namun juga harus semakin menutup semua potensi penyimpangan dalam penyaluran di lapangan," tuturnya.

Menurutnya, jika BLT minyak goreng tersebut tak tepat sasaran dan justru terjadi kelalaian, hal itu berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Tutup segala potensi kelalaian dan peyimpangan di lapangan. Apalagi di tengah bulan Ramadhan, di mana mayoritas masyarakat Indonesia sedang ingin beribadah dengan tenang" ungkapnya.

Kendati begitu, Puan mengapresiasi adanya BLT minyak goreng tersebut. Namun ia kembali mengingatkan hal itu hanya merupakan solusi jangka pendek.

Baca Juga: Pengamat soal BLT Minyak Goreng: Pemerintah Sudah Kalah dengan Mafia

"Kami mengapresiasi langkah pemerintah untuk menyalurkan BLT Minyak Goreng, terutama di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, dimana kebutuhan masyarakat terhadap berbagai komoditas, termasuk minyak goreng cukup tinggi. Sebagai solusi jangka pendek ini patut diapresiasi," tandasnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan bahwa pemerintah bakal menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng untuk masyarakat. BLT yang bakal diberikan kepada masyarakat itu senilai Rp 300 ribu untuk tiga bulan.

Jokowi menyebut BLT minyak goreng akan mulai disalurkan mulai April 2022.

"Pemerintah akan memberikan bantuan tersebut untuk 3 bulan sekaligus yaitu April, Mei dan Juni yang akan dibayarkan di muka pada bulan april 2022 sebesar Rp 300 ribu," kata Jokowi sebagaimana dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (1/4/2022).

BLT minyak goreng itu akan diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar bantuan pangan non tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH). Sebanyak 2,5 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan gorengan juga akan mendapatkan BLT tersebut.

Keputusan pemerintah tersebut diambil untuk meringankan beban masyarakat ketika harga minyak goreng yang mahal akibat dari melonjaknya harga minyak sawit di pasar internasional.

Load More