Suara.com - Ada beberapa aktivitas yang tak boleh dilakukan saat bulan Ramadan. Termasuk di antaranya makan dan minum sebelum memasuki waktu berbuka alias Maghrib.
Namun apa jadinya jika merasa lapar atau haus pada siang hari?
Hal itulah yang dialami oleh seorang pemuda di video kocak unggahan akun Instagram @perecehans. Pasalnya pemuda berkaus biru itu terlihat diam-diam makan snack, bahkan sampai bersembunyi di dekat selokan air.
"Terciduk wkwk," tulis @perecehans sebagai caption unggahannya, dikutip Suara.com pada Rabu (6/4/2022).
Video yang semula diunggah akun TikTok @stm_129 itu memperlihatkan seorang pemuda yang berniat untuk membatalkan puasanya secara diam-diam. Ia terlihat berada di sekitar area selokan air yang terlindungi tembok tinggi, lalu berjongkok di sana.
Setelahnya, pemuda itu terlihat menolehkan kepala ke kanan dan kiri, memastikan tidak ada orang yang memperhatikannya. Dan benar saja, pemuda itu kemudian terlihat membuka sebuah bungkus makanan ringan dan menandaskan isinya.
Bak seorang mata-mata, sesekali ia mengawasi sekelilingnya, berharap tidak ada yang memergokinya ketika sedang membatalkan puasa diam-diam.
"Hei! Hei!" seru perekam video secara tiba-tiba, membuat pemuda berkaus biru itu tegang dan mengawasi sekelilingnya.
Hingga pemuda itu mendongak dan menyadari baru terciduk saat sedang membatalkan puasanya diam-diam. Bahkan pemuda itu sampai tidak bisa berkata apapun karena aksi makan diam-diamnya ternyata diketahui orang lain.
Warganet yang menyaksikan video singkat tersebut pun ikut tertawa karenanya.
"Kamera sekarang di mana-mana mewakili yang kuasa," komentar warganet.
"Seketika viral aokwokwok," ujar warganet.
"Apa tidak bau?" imbuh warganet lain, tidak habis pikir dengan pilihan lokasi membatalkan puasa diam-diam ala pemuda itu.
"Definisi kita selalu diawasi oleh YANG DI ATAS," seloroh warganet.
"Tanggung mah, order mc donald," celetuk warganet lain, lantaran pemuda itu hanya makan makanan ringan.
Berita Terkait
-
Bukber Pertama Komunitas Muslim Indonesia di AS Semenjak Pandemi COVID-19 Melanda
-
Beli 76 Video dan Foto Syur Dea Only Fans, Marshel Widianto Besok Diperiksa Polisi, Netizen: Belinya Pake Uang Negara?
-
Mencekam! Video Detik-detik Truk Sembako Jatuh dan Tenggelam di Laut Aceh
-
Tega, Siswi SMA Dianiaya Sekelompok Remaja Putri, Dianggap Merebut Pacar Salah Satu Pelaku
-
Tega Banget! 2 Bocah Diduga Ditelantarkan di Depan Pos Security Pabrik, Ekspresi Bingung Bikin Publik Terenyuh
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex