Suara.com - Berikut ini titik kemacetan jalur mudik Lebaran 2022 di Jawa Barat. Jalur ini berdasarkan pantauan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat.
Dishub Jabar memetakan beberapa titik kemacetan pada jalur mudik Lebaran 2022.
Pemantauan jalur mudik ini dilakukan dari tanggal 4-5 April 2022.
Kepala Dishub Provinsi Jawa Barat A Koswara Hanafi menjelaskan titik kemacetan jalur mudik di Jawa Barat di antaranya adalah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jalan Cagak Nagrek, Kabupaten Bandung, Kawasan Malangbong, Kabupaten Garut dan dan Lingkar Gentong.
Penyempitan jalur (bottle neck), aktivitas pasar tumpah, dan persilangan jalan masih menjadi persoalan utama yang mengakibatkan kepadatan dan kemacetan, sehingga perlu dilakukan penyusunan strategi penanganan yang lebih intensif.
"Titik-titik krusial di lokasi yang rawan kemacetan, itu juga dibahas secara lengkap. Kemudian jalur alternatif yang berbahaya, kita akan informasikan ke masyarakat supaya diketahui dan diatur di lapangan untuk keselamatan buat pemudik lah intinya," katanya.
Kawasan Gerbang Tol Cileunyi menjadi salah satu titik yang menjadi perhatian pada setiap musim mudik.
Dishub Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan PT Jasa Marga untuk mengantisipasi adanya kepadatan di Gerbang Tol Cileunyi dengan menyiapkan pintu keluar Tol Gedebage KM 149 sebagai solusi untuk mengurai kepadatan keluar tol Cileunyi.
Selain itu, ia juga menyinggung bahwa masih minimnya gerbang yang dioperasikan di Tol Cileunyi yang saat ini dinilai belum cukup banyak untuk melayani kendaraan yang melintas saat mudik nanti.
Alasannya, volume kendaraan diprediksi akan jauh lebih banyak dibanding dengan dua tahun lalu.
Baca Juga: Korean Natural Look Jadi Tren Riasan Ramadhan dan Lebaran 2022, Begini Cara Make Up-nya
"Di lapangan, ditemukan beberapa persoalan yang harus dikoordinasikan dan ditegaskan oleh para penyelenggara angkutan Lebaran," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Benarkah Pemerataan Lapangan Kerja Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi?
-
Jalan Amblas di Lenteng Agung: Satu Pengendara Terjeblos, Kemacetan Masih Mengular
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid