Suara.com - Profil Dian Ediana Rae tengah menjadi sorotan. Ia menjadi salah satu calon yang akan mengisi kursi pengawas perbankan. Selengkapnya, terdapat 14 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan mengikuti fit and proper test di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Kabar terbaru, OJK telah resmi memiliki Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan baru yaitu Dian Ediana Rae. Hal ini membuat publik pun penasaran dengan profil Dian Ediana Rae.
terjadi pasca DPR melalui Komisi XI merampungkan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Anggota Dewan Komisioner OJK, pada Kamis (7/4/2022).
Ketua Komisi XI DPR RI Kahar Muzakir menyampaikan bahwa telah disepakati secara mufakat Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027. Berikut ini adalah ulasan profil Dian Ediana, mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tersebut.
Latar Belakang Pendidikan Dian Ediana Rae
Dian Ediana memiliki keilmuan yang kental di bidang hukum, ekonomi dan bisnis. Dirinya telah mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia dan berhasil menyabet gelar Doktor Bidang Hukum Ekonomi Keuangan dengan predikat cumlaude.
Selain itu, Dian juga telah menamatkan pendidikan di luar negeri antara lain Master Bidang Hukum Bisnis di University of Chicago Law School, dan sempat menggali ilmu di Law Course di Georgetown University Washington DC, Amerika Serikat, dan Summer School for International Finance Law di Oxford University, Inggris.
Perjalanan Karier Dian Ediana Rae
Sejalan dengan keilmuan yang dimilikinya, Dian Ediana banyak berkecimpung di bidang hukum ekonomi dan bisnis. Sebelum menjabat sebagai ketua PPATK hingga 2021 lalu, Dian Ediana pernah menempati beberapa posisi penting seperti Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia.
Baca Juga: 5 Fakta Fakhri Hilmi Eks Bos OJK yang Korupsi Rp 16 T Berujung Dibebaskan MA
Pada 2010-2013, Dian Ediana menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI untuk Eropa di London, Inggris. Setelah itu, dirinya melanjutkan perjalanan karirnya di Bank Indonesia, sebelum akhirnya menjadi Wakil Ketua PPATK pada 2016-2020.
Setelah 5 tahun menjabat sebagai Wakil Ketua PPATK, pada 2020 Dian Ediana diangkat sebagai kepala PPATK menggantikan Kiagus Ahmad Badaruddin yang meninggal pada tanggal 14 Maret 2020.
Di mata internasional, Dian Ediana juga terpilih sebagai Vice Chair di Kelompok Kerja Pertukaran Informasi the Egmont Group. The Egmont Group merupakan sebuah organisasi internasional yang mewadahi seluruh lembaga intelijen keuangan (Financial Intelligence Unit/FIU) di dunia.
Bahkan Dian Ediana juga terpilih sebagai Regional Representative the Egmont Group untuk kawasan Asia Pasifik, anggota the Egmont Group Committee, serta sebagai Co-Chair dalam Financial Intelligence Consultative Group (FICG) di kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.
Itulah sedikit informasi tentang profil Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK yang baru.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
5 Fakta Fakhri Hilmi Eks Bos OJK yang Korupsi Rp 16 T Berujung Dibebaskan MA
-
Puan Ingatkan DK OJK Terpilih Pentingnya Perlindungan Masyarakat dari Investasi Ilegal
-
Kronologi Eks Petinggi OJK Fakhri Hilmi Divonis Bebas Meski Terlibat Korupsi Rp16 Triliun
-
Tok! Mahendra Siregar Terpilih Jadi Bos OJK Baru
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK