Suara.com - Teriakan lengserkan Presiden Joko Widodo menggema di tengah aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022).
Sejak pukul 13.46 WIB ratusan massa dari berbagai elemen memadati kawasan Patung Kuda. Massa berasal dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa hingga emak-emak.
Dari mobil komando, orator minta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai presiden.
"Lengserkan Jokowi," teriak massa mengikuti orator.
Mereka juga meneriakkan agar Jokowi mundur.
"Mundur, mundur, Jokowi," teriak mereka dengan lantang.
Tak hanya itu mereka juga membawa sejumlah spanduk, bertuliskan tuntutannya, 'Mundur Jokowi,' dan 'Tolak Penundaan Pemilu.'
Diketahui pada Senin (11/4) ini ribuan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di dekat Istana Merdeka dan DPR RI. Mereka berunjuk rasa menuntut Presiden Joko Widodo menegaskan penolakan penundaan pemilihan umum dan perpanjangan masa jabatannya sebagai presiden.
Selain itu mereka juga menyoal kenaikan berbagai bahan pokok seperti minyak goreng dan BBM. Mahasiswa mendesak agar DPR RI mendorong pemerintah untuk menstabilkan harga berbagai kebutuhan masyarakat.
Berita Terkait
-
Ditangkap Polisi, Pria Diduga Copet Nyaris Diamuk Massa Pendemo di Patung Kuda
-
Kapolri Bilang Mahasiswa Teman Polisi, Mahasiswa di DPR: Kok Gak Dibukain Pintu sih Pak?
-
Sebelum Babak Belur Digulung Pendemo 11 April di DPR, Ade Armando Diteriaki Munafik hingga Disuruh Tobat
-
Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Pendemo di DPR, Begini Kronologinya
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik