Sejumlah mahasiswi membentangkan poster dan spanduk dalam aksi 11 April 2022. (Twitter/@tubirfess)
Penjelasan tersebut semakin membuat warganet tak tahan untuk memberikan komentarnya.
"Menggurui banget, emangnya kalau bukan orang sastra terus nggak tahu maksudnya? Logika nggak jalan," kata warganet.
"Anak sastra itu malah lebih banyak diksi nya, bahasa itu udah kaya gudang uang jadi nggak se cetek itu bahasa nya, padahal bisa lo selain itu, nggak bisa maen ngomong anak sastra gitu aja, lagian ranah publik bisa-bisa nya ngomong gitu," tambah warganet.
"Tinggal bilang minta maaf aja gitu kan kelar, daripada membela diri yang seolah menggurui dengan kalimat 'bukan anak sastra' dan lain-lain," imbuh warganet lain.
Komentar
Berita Terkait
-
Bagi Video Ade Armando Dihajar Massa, Denny Siregar: Pengeroyok Teriak Hahal Darahnya
-
Demo 11 April di DPR RI Ricuh, Polisi Bubarkan Dengan Gas Air Mata
-
Daftar Rute TransJakarta Dihentikan karena Demo Mahasiswa 11 April Ricuh
-
Demo Mahasiswa di Sumbar Berujung Ricuh dan Lempar Batu, Polisi Balas dengan Gas Air Mata
-
Demo 11 April Ricuh, Petugas Tutup Jalan Tol Dalam Kota Yang Melintasi DPR
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional