News / nasional
Ruth Meliana Dwi Indriani
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berdiskusi bersama warga Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (5/4/2022). [ANTARA/ Abdu Faisal]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dikritik terkait kinerjanya. Kritikan ini dilayangkan terkait kegaduhan seusai Emil Elestianto Dardak terpilih sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa Timur.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, sentilan terhadap AHY itu dilontarkan oleh Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Malang Joshua Sebayang. Ia membeberkan banyak masalah yang terjadi terkait pemilihan Musda Demokrat Jatim.

Menurutnya, AHY tidak becus dan awur-awuran dalam mengelola Partai Demokrat. Ia turut membandingkan kepemimpinan AHY dengan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mengurus partai.

Joshua mengatakan, AHY tidak memahami kondisi partainya di Jatim. AHY juga dinilai tidak memiliki semangat budaya yang selama ini telah menjadi tradisi sejak zaman SBY.

Baca Juga: Ingin Rebut Hati Warga Jabar di Pemilu 2024, Ridwan Kamil Beri Tips untuk Partai Demokrat

"Pertanyaannya, ketum (AHY) paham enggak kondisi partai di Jatim?" kritiknya dalam keterangan resmi, Senin (11/4/2022).

"Caranya mengelola partai tidak menjiwai semangat budaya, tradisi sejak zaman SBY. Kalau Jatim ini wilayah strategis dan harus dimenangkan, mestinya mengelolanya bukan awur-awuran," lanjutnya.

Lebih lanjut, Joshua mengakui melihat adanya kejanggalan saat DPP mengumumkan SK Ketua Demokrat Jatim hasil Musda, yaitu dilakukan di kandang kuda, dan yang menyampaikan Sekjen dan BPOKK, bukan dari ketum.

Ini keputusan politis terkait partai di Jatim ke depannya. Apa ini keputusan resmi partai, ini jadi aneh," imbuhnya.

Joshua menyebut keputusan DPP tersebut sangat berseberangan dengan akar rumput di Jatim. Apalagi, AHY juga disebut tidak pernah berkomunikasi dengan kader di bawah.

Baca Juga: Hadir di Acara Partai Demokrat, Ridwan Kamil Doakan AHY Sukses di Pemilu 2024

Komentar

terkini