Suara.com - Maling helm di Matraman, Jakarta Timur, harus meninggalkan sepeda motornya saat aksinya kepergok warga. Saat mau melarikan diri maling tersebut terhalangoleh portal.
Hal itu diungkapkan oleh Yuli, warga di lokasi kejadian di RT Jalan Kelapa Tinggi RT 007/RW 09 Utan Kayu Selatan Matraman, Jakarta Timur.
"Portalkan ditutup. Ada portal jadi mereka enggak bisa kabur, motor enggak bisa lewat," kata Yuli saat ditemui Suara.com, Kamis (14/2/2022).
Jelasnya pelaku yang berjumlah tiga orang datang dari gang berbeda. Tanpa menyadari portal yang berada di jalan Kelapa Tinggi ditutup.
Saat mengambil helm milik warga di sepeda motor yang terparkir, ketiga pelaku yang berboncengan tidak menyadari pemilik mengetahuinya dari teras lantai dua.
"Jadi mereka diteriaki dari atas, karena panik, portal ditutup, mereka enggak bisa kabur. Mau enggak mau sepeda motornya harus ditinggalin," ujar Yuli.
Yuli menuturkan, ketiga pelaku kabur terbirit-birit, diduga takut terkena amukan massa. Tidak ada dari mereka yang berhasil ditangkap.
Sementara sepeda motor milik ketiganya diserahkan warga ke Polsek Matraman.
"Kalau sepeda motornya, warga langsung hubungi polisi," ujar Yuli.
Baca Juga: Aksi Pencurian Motor di Minimarket Terekam CCTV, Korbannya Ternyata Istri Anggota Brimob
Seperti pemberitaan sebelumnya, video kedua pelaku viral di Instagram setelah diunggah akun @kabarjaktim. Disebutkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/4/2022) sekitar pukul 02.29 WIB.
"Apes, maling helm kepergok warga, motornya ditinggal," tulis @kabarjaktim seperti dikutip Suara.com.
Berdasarkan video yang diunggah, awalnya ketiga maling tersebut datang mengendarai sepeda di sebuah gang.
Kemudian mereka menghampiri sepeda motor yang terparkir dengan helm yang tergantung.
Mereka lantas mengambil helm, lalu berusaha kabur. Tak berselang lama seorang warga memergokinya.
Dituliskan meski berhasil mengambil helm, namun mereka meninggalkan sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi B 3129 PES yang dikendarainya.
Berita Terkait
-
Cara Bikin Jera Suami Sering Pulang Telat ke Rumah, Blokade dan Tutup Portal Jalan Perumahan
-
Viral! Maling Apes Tak Setimpal Dengan Pendapatan, Berhasil Curi Helm Tapi Motor Ketinggalan Karena Ketahuan
-
Aksi Pencurian Motor di Minimarket Terekam CCTV, Korbannya Ternyata Istri Anggota Brimob
-
Gegara Suami Pulang Telat, Istri Nekat Kunci Portal Perumahan, Warganet Ngakak: Bininya Gangster
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas