Suara.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta seluruh pihak tidak lagi menggoreng isu perihal penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Ini menyusul penegasan dari Presiden Jokowi bahwa Pemilu tetap sesuai jadwal di 2024.
Politikus yang akrab disapa Bamsoet itu menuturkan, ketimbang terus mewacankan isu-isu tersebut, ia meminta semua pihak kini untuk fokus terhadap upaya recovery ekonomi pasca pandemi covid-19.
"Dalam Rapat Terbatas tersebut, Presiden Joko Widodo juga tegas menyampaikan, karena Pemilu 2024 sudah ditetapkan pada 14 Februari 2024, maka tidak perlu lagi muncul berbagai spekulasi di masyarakat terkait adanya upaya untuk melakukan penundaan Pemilu, perpanjangan jabatan presiden, maupun penambahan periodisasi presiden menjadi tiga periode," tutur Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (14/4/2022).
Bamsoet memandang bahwa Jokowi sendiri telah tegas menyikapi wacana-wacana tersebut. Terlebih sebelum menegaskan pelaksanaan Pemilu di 2024, Jokowi sudah mewanti-wanti para menteri agar tidak lagi menyuarakan penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.
Bamsoet juga merujuk sikap putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Wali Kota Solo itu sebelumnya menegaskan menolak presiden tiga periode.
"Bahkan lebih jauh lagi, putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang kini menjadi Wali Kota Solo, juga tegas menyampaikan jika ada yang ingin melakukan demonstrasi di Solo untuk menolak perpanjangan masa jabatan kepresidenan menjadi tiga periode, Gibran akan ikut serta mendukung demonstrasi tersebut," kata Bamsoet.
Gibran Tolak Pemilu 2024 Ditunda
Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan tegas menolak tiga periode jabatan presiden.
Bahkan penolakan tersebut sudah disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi.
"Uwes ngomong no. Ngomong langsung. Soal jawaban, takonono dewe nek ketemu presiden," jata Gibran saat ditemui, Kamis (14/4/2022).
Gibran menegaskan, tidak ada tiga periode jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024 mendatang.
"Jawabanku wes pasti to. Yang jelas tidak ada tiga periode jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024 itu loh," ungkap dia.
Gibran pun tidak mempermasalahkan adanya demo masalah itu dan siap ikut bergabung.
Berita Terkait
-
Yeay! Jokowi Teken PP Soal THR dan Gaji ke-13 Bagi ASN hingga Pensiunan, Ada Bonus Tukin Juga
-
Tidak Mau Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran, Jokowi: Kita Tengah Buat Aturan Ketat
-
Minta Masyarakat Tak Terpengaruh soal Klaim Big Data Penundaan Pemilu, La Nyalla: Yang Disampaikan Luhut Itu Bohong!
-
Luhut Diskakmat BEM UI, Rocky Gerung: Dia Bikin Big Lies, Bukan Big Data
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan