Suara.com - Alexander Tedja merupakan orang yang kaya banget. Makanya, dia mendapat julukan sebagai Crazy Rich Surabaya. Sumber kekayaannya berasal dari usaha properti yang sudah dirintis sejak era 80-an lalu.
Alexander Tedja turut menjadi sorotan ketika Tunjungan Plaza 5 mengalami kebakaran pada Rabu (13/4/22) petang. Video kebakaran yang viral membuat Tunjungan Plaza menjadi pembicaraan hangat se-Tanah Air.
Banyak yang kaget ketika baru tahu bahwa Tunjungan Plaza ini bukan berdiri atas satu bangunan saja. Tunjungan Plaza terdiri dari enam bangunan yang saling berhubungan.
Nah, yang terbakar kemarin merupakan Tunjungan Plaza 5. Kebakaran itu tak sampai merembet ke bagian dalam. Pemadam kebakaran dari Surabaya dengan cepat memadamkan api yang kabarnya bersumber dari rooftop.
Kasak-kusuk pun kemudian terjadi tentang bagaimana seorang Alexander Tedja bisa memiliki enam bangunan megah yang jadi mal Tunjungan Plaza. Berikut ini sumber kekayaan Alexander Tedja, yang dihimpun dari berbagai sumber.
Kembangkan Pakuwon Grup
Alexander Tedja ini sejatinya sempat berbisnis film dan bioskop pada era 70-an. Dia memiliki perusahaan bernama PT ISAE Film tahun 1972 dan PT Menara Mitra Cinema Corp tahun 1977.
Namun, pada perjalanan berikutnya, dia memiliki perusahaan bernama PT Pakuwon Jati. Melalui perusahaan inilah berdiri Tunjungan Plaza 1 pada tahun 1986. Perusahaan ini kemudian berstatus Terbuka (Tbk) ketika melantai di bursa efek tahun 1989.
Pakuwon Grup kemudian mulai serius berbisnis properti, dengan mendirikan banyak pusat perbelanjaan, perhotelan, kondominium dan gedung perkantoran.
Baca Juga: Tunjungan Plaza Dilahap 'Si Jago Merah', Ini 5 Kejadian Kebakaran Mal yang Gegerkan Publik
Di Surabaya, Pakuwon Grup mendirikan Tunjungan 1-6, Pakuwon Trade Center, Pakuwon Mall, Royal Plaza, Pakuwon City Mall dan Pakuwon Town Square. Di Jakarta, Pakuwon Grup punya Mall Kota Kasablanka, Gandaria City dan Blok M Plaza.
Dari usaha pusat perbelanjaan inilah pundi-pundi Alexander Tedja terus bertambah, termasuk keuntungan dari kepemilikan properti lainnya yang tersebar di Surabaya dan Jakarta.
Mengutip data Forbes, kekayaan Alexader Tedja mengalami penurunan mulai 2019 hingga 2021. Namun, namanya masih masuk dalam daftar 50 orang terjaya di Indonesia.
Pada tahun 2021, Alexander Tedja berada di peringkat ke-38. Total kekayaan Alexander Tedja diperkirakan mencapai 1,15 Miliar Dolar AS. Dia masih berada di atas pengusaha properti lainnya, Hary Tanoesoedibjo.
Berbesan dengan Murdaya Poo
Alexander Tedja juga berbesan dengan konglomerat lainnya, Murdaya Poo. Dalam daftar orang terkaya versi Forbes tahun 2021, Murdaya Poo ada di peringkat ke-33 atau lima tingkat di atas Alexander Tedja.
Berita Terkait
-
Kebakaran Tunjungan Plaza Dipicu Korsleting Sirkuit Pendingin Bioskop
-
Profil Alexander Tedja, Crazy Rich Surabaya Pemilik Mal Tunjungan Plaza
-
Sejarah Tunjungan Plaza yang Baru Terbakar, Dibangun Konglomerat Terkaya RI
-
Tunjungan Plaza Dilahap 'Si Jago Merah', Ini 5 Kejadian Kebakaran Mal yang Gegerkan Publik
-
Ogah Bergantung dengan Harta Suami, Ini Deretan Sumber Kekayaan Shandy Aulia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara