Suara.com - Aksi demo 11 April 2022 yang dilakukan oleh aliansi BEM SI menyita perhatian publik. Mereka berkumpul menyuarakan kritik terkait kenaikan harga minyak goreng dan menolak Presiden Jokowi tiga periode. Dengan adanya aksi ini, banyak orang yang penasaran dengan siapa dan anggota BEM SI. Berikut informasinya untukmu.
BEM SI adalah singkatan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia dan merupakan salah satu gerakan mahasiswa yang berbentuk aliansi. Di dalamnya, terdapat SOP yang menjadi aturan dasar.
BEM SI memiliki koordinator wilayah dan koordinator pusat yang diwakili oleh BEM kampus tertentu. Aliansi ini diresmikan di Bogor pada 24 Desember 2007 lalu dengan anggota sebagai berikut:
BEM UI, BEM ITB, BEM UGM, BEM IPB, BEM UNPAD, BEM ST FARMASI BOGOR, BEM UBL, BEM APP, BEM STMI JAKARTA, BEM PNJ, BEM AKA, BEM IT Telkom, BEM UNJA, BEM UNSRI, BEM UNJ, BEM UIR, BEM POLINELA, BEM STT Tekstil, BEM STIE Bisnis Indonesia, BEM UNISMA, BEM UNTAN, BEM SEBI, BEM UNS, BEM UPI, BEM ITS, BEM UNILA, BEM UNY, UNRI, BEM UNAIR, dan BEM TRUNOJOYO.
Semuanya sepakat untuk bertemu dalam persatuan BEM SI di Bogor, 22-24 Desember 2007 dan menetapkan Presidium serta Koordinator BEM SI yang terbagi menjadi 11 wilayah sebagai berikut:
Koordinator Presidium Pusat BEM SI: BEM KM UGM
Anggota Presidium ex officio (Koordinator Teritorial):
1. Teritorial I (SUMATERA BAG. UTARA - Aceh, SUMUT, SUMBAR, Riau, KEPRI): BEM Univ.Riau
2. Teritorial II (SUMATERA BAG. SELATAN - Bengkulu, Jambi, SUMSEL, Lampung, Bangka Belitung): BEM Univ.Sriwijaya
Baca Juga: Profil Kaharuddin, Koordinator BEM SI Jadi Sorotan saat Bicara soal Orba di TV
3. Teritorial III (JABODETABEK): BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
4. Teritorial IV (BANDUNG RAYA - Jabar, Banten): BEM UNPAD
5. Teritorial V (JOGLOSETO - Jateng, Jogja): BEM UNDIP
6. Teritorial VI (MALAYA - Jatim): BEM Universitas Brawijaya
7. Teritorial VII (KALIMANTAN BAG. Barat Tengah) : BEM Universitas Tanjungpura
8. Teritorial VIII (KALIMANTAN BAG. Timur Selatan: BEM Universitas Mulawarman
Berita Terkait
-
Pembunuh Bagus Prasetya Lazuardi Mahasiswa Kedokteran UB Malang Diduga Orang Dekat
-
Profil Kaharuddin, Koordinator BEM SI Jadi Sorotan saat Bicara soal Orba di TV
-
Sebut Saat Orba Lebih Bebas, Koordinator BEM SI Kaharuddin Viral: Disarankan Belajar pada Aktivis 1998
-
8 Insiden Fenomenal Saat Demo Besar Selama Tiga Tahun Terakhir, Fasilitas Rusak hingga Ade Armando Babak Belur
-
Desas-desus Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Bermotif Asmara, Begini Respons Polda Jatim
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026
-
Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja
-
Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!
-
Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang