Suara.com - Berikut profil Kaharuddin, Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan memimpin aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar di kawasan gedung DPR/MPR Jakarta pada Senin (11/4/2022).
Koordinator BEM SI ini kembali menjadi topik pembicaraan hangat bahkan masuk jajaran Trending Topic Twitter usai menghadiri acara bincang HOTROOM Metro TV bersama Hotman Paris pada Kamis (14/4/2022).
Kaharuddin menyampaikan opininya terkait tuntutan-tuntutan yang disampaikan para mahasiswa saat demo 11 April 2022 lalu. Dalam acara tersebut, ia mempertanyakan mengenai Undang-Undang (UU) tentang Ibu Kota Negara (IKN) yang dibuat dalam jangka waktu 40 hari.
Dalam dialognya di HOTROOM, Koordinator Pusat BEM SI ini juga kembali mengungkit orde lama dan orde baru. Kaharuddin menyebut bahwa kesejahteraan dan kebebasan didapatkan pada masa orde baru.Adapun aksi unjuk rasa pada 11 April 2022 lalu yang dikoordinatori Kaharuddin diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh kampus di Indonesia.
Dengan adanya demo tersebut, mendadak membuat banyak warganet yang mencari profil Kaharuddin lantaran aksinya dalam mengkritik kebijakan pemerintah sempat viral di media sosial.
Kaharuddin adalah mahasiswa jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Riau (UNRI) angkatan tahun 2017 yang aktif hingga kini.
Ia juga diketahui aktif berorganisasi sejak menjadi mahasiswa baru dengan peran yang cukup penting dan saat ini menjabat sebagai ketua BEM UNRI periode 2021/2022.
Kaharuddin mengawali gerakannya dengan tergabung menjadi salah satu anggota advokasi Himpunan Mahasiswa Matematik dan Statistika periode 2018/2019.
Ia sempat menjadi Gubernur BEM FMIPA UNRI periode 2020/2021 dan disebut berhasil menbawa amanah jabatan dengan baik sehingga kembali dipercaya menjadi ketua BEM.
Melalui akun instagram pribadinya @kaharud_din, ia seringkali membagikan momen aksi sosial yang dilakukan bersama rekan mahasiswa lain, seperti menggalang donasi.
Ia juga seringkali terlibat dalam aksi unjuk rasa untuk mengungkapkan pendapatnya dengan mengangkat berbagai isu terkait permasalahan yang terjadi di Indonesia.
Tak hanya aksi turun ke jalan atau demo mahasiswa, Kaharuddin juga diketahui sering menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah melalui media sosial pribadinya.
Itulah profil Kaharuddin Koordinator Pusat BEM SI yang menyita perhatian publik usai memimpin aksi demo mahasiswa pada Senin (11/4/2022) dan hadir dalam acara bincang yang dibawakan oleh Hotman Paris.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Sebut Saat Orba Lebih Bebas, Koordinator BEM SI Kaharuddin Viral: Disarankan Belajar pada Aktivis 1998
-
8 Insiden Fenomenal Saat Demo Besar Selama Tiga Tahun Terakhir, Fasilitas Rusak hingga Ade Armando Babak Belur
-
Viral! Ketua BEM SI Diserang Warganet, Sebut Orba Zaman Penuh Kebebasan
-
Sempat Dijenguk Kapolda Metro, Kondisi Polantas Korban Pengeroyokan Saat Demo 11 April Sudah Membaik
-
Sebut Bebas Berpendapat di Orba, Koordinator BEM SI Diminta Belajar dari Mahasiswa 98
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu