Suara.com - Di balik kegiatan padatnya sebagai orang nomor 1 di Indonesia, Jokowi pun pernah mengeluh soal kegiatannya kepada sang bungsu, Kaesang. Hal ini diungkap Kaesang saat mengobrol dengan Irfan Hakim di Youtube deHakims Story.
"Bapak suka ngeluh gak? Aduh capek nih apa gimana gitu" tanya Irfan ke Kaesang. Kaesang pun mengungkapkan bahwa Jokowi menyampaikan keluhannya kepada Kaesang beberapa waktu lalu.
"Bapak tuh, mungkin dua minggu yang lalu, ngeluh waktu kita sekeluarga bareng-bareng di Jogja. Jadi bapak tuh negluch capek." jelas Kaesang.
Melanjutkan pembicaraannya, ternyata keluhan Jokowi disebabkan karena hal ini. "Soalnya bapak abis nggendong cucunya" lanjut Kaesang sambil tertawa.
Mendengar hal itu, Irfan pun ikut tertawa karena merasa alasan kelelahan Jokowi tersebut unik. Kaesang juga mengungkap bahwa Jokowi merasa berat saat menggendong cucu keempatnya, Panembahan Al Nahyan Nasution , anak dari Ayang Kahiyang.
"Itu mah bukan rahasia besar" jawab Irfan terhadap penjelasan Kaesang.
"Bapak tuh jadi bulan bulanan cucu, udah capek pasti" jelas Kaesang. "Jadi bapak itu takluk sama cucu?" tanya Irfan. Hal ini dibenarkan oleh Kaesang. Kaesang juga mengungkap bahwa sosok Jokowi adalah kakek yang sangat dekat dengan cucunya. Setiap kunjungan yang dilakukan oleh keluarganya ke kediamannya di Istana Bogor, Jokowi selalu menyempatkan bermain bersama mereka.
Bukan hanya itu, Kaesang juga mengungkapkan bahwa perhatian ayahnya juga sudah berfokus kepada cucu-cucunya, bukan lagi dirinya sebagai anak bungsu. "Dulu karena anak bungsu waktu masih sekolah di Singapur sering ditanya udah makan belum, sekarang bodo amat" ungkapnya.
Irfan pun membela Jokowi. "Iya kan sekarang udah gede juga". Pernyataan ini malah disangkal oleh Kaesang. "Iya tetep aja kan anak bungsu" bela Kaesang. Kaesang juga menceritakan soal didikan orang tuanya yang tidak memanjakan anak anaknya walaupun sudah mendapatkan fasilitas yang memadai, yang ada malah membuat Kaesang terus termotivasi untuk bisa menghasilkan uang sendiri.
Baca Juga: Harta Kekayaan Jokowi Mengalami Kenaikan, Bertambah Rp 7,8 Miliar
Tak ayal, ungkapan lain juga disampaikan oleh Kaesang yang mengatakan bahwa Jokowi tidak pernah membawa oleh-oleh ketika berkunjung ke luar negeri. "Bapak itu kan dulu eksportir (kayu), sering ke luar negeri, sebelum jadi walikota." Kegiatan mondar-mandir keluar negeri oleh Jokowi untuk bekerja tersebut membuat anak-anaknya sering mengharapkan oleh-oleh dari kunjungan tersebut, namun Kaesang mengaku bahwa ayahnya tidak pernah membawa oleh-oleh, melainkan hanya kabar selamat sampai tujuan setelah melakukan kunjungan.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Harta Kekayaan Jokowi Mengalami Kenaikan, Bertambah Rp 7,8 Miliar
-
Peningkatan Dana Desa Bentuk Komitmen Jokowi Dalam Membangun Daerah
-
Kaesang Tegaskan Alasan 'Malas' Jadi Pejabat: Gajinya Dikit
-
Gibran Ogah Karir Politiknya Disamakan dengan Jokowi: Mengikuti Jejakku Sendiri
-
Mardani PKS soal Menteri-menteri Jokowi Maju Pilpres: Semakin Banyak Orang Ingin jadi Capres-Cawapres Semakin Bagus
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?