Suara.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan mulai penyelidikan tragedi Alfamart ambruk atau Alfamart Gambut ambruk. Dalam insiden itu sebanyak 5 orang tewas.
Kekinian polisi mulai membuka proses penyelidikan. Alfamart itu ada di Jalan Ahmad Yani Km 14 Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Serangkaian pemeriksaan pun dilakukan penyidik dengan memintai keterangan para saksi mata di lapangan termasuk pihak manajemen Alfamart.
Dua korban selamat dari karyawan Alfamart juga sudah diambil keterangannya.
"Penyelidikan ditangani Satuan Reskrim Polres Banjar," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i di Banjarmasin, Rabu.
Polisi memastikan polisi untuk sementara lebih mengedepankan proses pemulihan para korban yang mengalami luka-luka dan dirawat intentif di rumah sakit.
Begitu juga proses evakuasi jika masih dimungkinkan adanya korban tertimbun reruntuhan bangunan dengan terus berkoordinasi kepada Basarnas.
Sementara untuk pemeriksaan di lokasi, didatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri cabang Surabaya di Polda Jawa Timur yang melakukan olah TKP.
"Hasil kesimpulan Tim Labfor sebagai pendukung penyelidikan guna menentukan apakah memenuhi unsur pidana atau tidak terkait peristiwa ini," jelas Rifa'i.
Baca Juga: Polisi Sebut Total Kerugian Perampokan Alfamart Jatake Mencapai Rp70 Juta
Basarnas evakuasi 13 korban ambruknya bangunan minimarket Alfamart.
"Setelah melalui tahapan evakuasi selama kurang lebih 17 jam mulai Senin kemarin, akhirnya seluruh korban terevakuasi dari reruntuhan," kata Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad di Banjarbaru, Selasa.
Kendati demikian, ia mengatakan, Basarnas masih akan melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan sudah tidak ada korban yang tertimbun reruntuhan bangunan minimarket yang ambruk pada Senin (18/4).
Amrad mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga secepatnya melapor ke aparat keamanan setempat atau posko pengaduan di sekitar lokasi bangunan minimarket yang ambruk.
Menurut data Basarnas, di antara 13 korban yang dievakuasi ada delapan orang yang selamat, yakni empat karyawan Alfamart dan empat pengunjung.
Karyawan Alfamart yang selamat dari musibah itu meliputi Irfan, Ratna, Syifa, dan Lia Agustina, sementara pengunjung yang selamat bernama Hefianor, Agus Santoso, Reza, dan Arini.
Warga yang meninggal dunia dalam kejadian itu terdiri atas dua karyawan Alfamart yang bernama Hanafi dan Akbar Ridwansyah serta tiga pengunjung yang bernama Ahmad Nayada, Eddy Priyanto, dan Misnawati.
Amrad mewakili seluruh tim SAR gabungan yang bertugas menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban ambruknya bangunan Alfamart di Kecamatan Gambut.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel SAR, TNI, POLRI, instansi pemerintah, organisasi swadaya masyarakat dan organisasi kemanusiaan serta para relawan yang membantu mencari dan mengevakuasi korban ambruknya bangunan minimarket tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
-
5 Merek Parfum Pria yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas