Suara.com - Manajemen Alfamart pusat dan cabang Banjarmasin mendatangi rumah almarhum Akbariansyah yang merupakan salah satu korban robohnya toko Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Rasa haru tampak di wajah Mariani Amalia, istri almarhum Akbariansyah, ketika dikunjungi pada Rabu (20/4/2022). Sehari sebelumnya, manajemen Alfamart sudah mendampingi keluarga mulai dari proses evakuasi, kemudian di rumah sakit hingga proses pemakaman.
“Setelah dari kemarin kami mendampingi pihak keluarga untuk memastikan proses evakuasi dan pemakaman berjalan dengan lancar, kali ini kami mewakili Alfamart kembali datang untuk menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga atau ahli waris almarhum. Semoga bantuan ini bermanfaat,” terang Branch Manager Alfamart Banjarmasin, Supriyanto yang didampingi oleh Goverment Relation Fathurahman ketika berbincang bersama keluarga almarhum.
Ketika berbincang dengan perwakilan manajemen Alfamart yang hadir, Mariani tampak bersemangat mengisahkan pengalamannya selama bekerja di Alfamart. Bahkan kisah cinta mereka juga dimulai ketika sama-sama bekerja di salah satu toko Alfamart Banjarmasin di tahun 2017 silam.
Ia dan almarhum sama-sama bekerja di Alfamart wilayah Banjarmasin sejak tahun 2017. Pernah bekerja di toko yang sama menjadi momen mereka untuk berkenalan hingga akhirnya memutuskan untuk menikah sekitar dua tahun silam. Keduanya bahkan termasuk karyawan berprestasi. Dalam waktu tidak begitu lama sejak aktif bekerja, keduanya sama-sama sudah menyandang status Chief of Store (COS) di toko yang berbeda.
“Terimakasih sekali untuk Alfamart yang telah hadir mendampingi kami. Mulai sejak peristiwa terjadi hingga pemakaman selesai. Bahkan saya tidak menduga hari ini sudah mendapatkan santunan atas meninggalnya suami saya. Mohon doanya untuk almarhum suami saya juga,” katanya.
Almarhum Akbariansyah meninggalkan Mariani bersama seorang putra yang masih berusia 1 (satu) tahun bernama Ryan, yang mirip dengan nama almarhum ayahnya. Mariani mengaku masih akan bersemangat bekerja di toko Alfamart demi meneruskan perjuangan almarhum suaminya sekaligus untuk menopang kehidupannya bersama anaknya kelak.
“Kalau sudah waktunya, saya akan kembali bekerja sebagai Chief of Store di Alfamart. Meneruskan perjuangan suami saya semasa hidup sekaligus untuk biaya hidup Ryan, anak kami,” terang Mariani bersemangat.
Alfamart Berikan Santunan Bagi Korban
Baca Juga: BOS Kemenag 2022 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Cara Pencairannya
Sebagai bentuk kepedulian, Alfamart memberikan santunan kepada korban luka dan meninggal dunia atas musibah toko Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14 Kabupaten Banjar - Kalimantan Selatan yang roboh Senin (18/4/2022) lalu.
Jumlahnya mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 25 juta untuk korban luka-luka, sedangkan bagi 5 (lima) orang korban meninggal dunia, keluarga atau ahli waris diberikan santunan sebesar Rp 50 juta. Selain santunan tersebut, Alfamart juga tetap bertanggung jawab penuh terhadap korban atas biaya perawatan selama di RS bagi korban luka-luka, pemulasaran, ambulance jenazah, penguburan dan biaya-biaya lain.
Sejak Senin (18/4/2022) hingga hari ini, manajemen Alfamart yang diwakili oleh Branch Manager Alfamart Banjarmasin, Supriyanto dan Goverment Relation Fathurrahman mengunjungi satu persatu rumah duka dan korban luka yang masih dirawat di RS. Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan fokus utama saat ini adalah bantuan untuk korban luka-luka dan meninggal dunia serta pendampingan penuh bagi pihak keluarga.
Ia menyatakan bahwa perusahaan sangat berduka atas musibah tersebut. Tidak hanya untuk korban dari karyawan Alfamart, tapi juga untuk konsumen yang sedang berbelanja di toko.
"Kami fokus membantu korban dulu, seperti biaya perawatan di RS, santunan dan proses-proses lain. Tanggung jawab berupa santunan kepada korban meninggal dunia dan korban luka-luka juga sudah kami berikan kepada pihak keluarga," pungkas Solihin seraya berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Berita Terkait
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perawatan dan Santunan Korban Alfamart Ambruk di Kalimantan Selatan
-
Viral Video Detik-detik Fahrul Terkubur Beton Selama 4 Jam, Berjuang Menyelamatkan Diri Bermodal Handphone, Ini Kisahnya
-
Presiden dan Mensos Kunjungi Jatim, Salurkan BLT Minyak Goreng untuk 3 Juta Penerima Manfaat
-
Polres Banjar Mulia Selidiki Insiden Ambruknya Alfamart di Kalsel
-
Viral Polisi Larang Warga Terima Bantuan karena Belum Vaksin Booster di Brebes
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Satgas PKH Tetap 'Ngegas' Amankan Hutan