Suara.com - Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 16 nama yang dinyatakan lolos tes kesehatan dan kepribadian atau seleksi tahap ketiga calon hakim agung periode 2021-2022.
"Untuk Kamar Pidana, ada delapan nama yang lolos," kata Ketua bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah di Jakarta, Jumat (22/4/2022).
Delapan nama tersebut ialah Inspektur Wilayah I pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Aviantara, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Catur Irianto, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya F. Willem Saija, Hakim Tinggi pada Badan Pengawasan MA Noor Edi Yono, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Bandung Subiharta, Panitera Muda Pidana Khusus MA Sudharmawatiningsih, Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Denpasar Suhartanto, serta Hakim Tinggi Badan Pengawas MA Suradi.
Untuk Kamar Perdata dan Kamar Agama, KY mengumumkan masing-masing terdapat dua nama yang lolos seleksi calon hakim agung di tahap ketiga tersebut.
Calon hakim agung untuk Kamar Perdata ialah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta Heru Pramono dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak Nani Indrawati, sedangkan calon hakim agung untuk Kamar Agama adalah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang Abd Hakim dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Moch Sukri.
Sementara itu, untuk Kamar Tata Usaha Negara, KY mengumumkan empat nama yang lolos, salah satunya Cerah Bangun dimana saat ini menjabat sebagai Direktur Keberatan Banding dan Peraturan Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Siti mengatakan nama-nama yang dinyatakan lolos tahap ketiga tersebut berhak mengikuti tahap wawancara pada 25-27 April 2022 di Kantor KY. Bagi calon hakim agung, yang dinyatakan lolos seleksi kesehatan dan kepribadian namun tidak mengikuti wawancara, akan dinyatakan gugur. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Ketanji Brown Jackson Terpilih Jadi Perempuan Kulit Hitam Pertama di Mahkamah Agung Amerika
-
Vonis Bebas Oknum Polisi Terdakwa Curi Uang Narkoba, LBH Medan Minta Komisi Yudisial Periksa Hakim
-
Jumlahnya Masih Minim, Jokowi Minta KY Cari Hakim Tipikor dan Hakim Perkara Pajak
-
Tekankan Pentingnya Peran KY Dalam Reformasi Peradilan, Jokowi: untuk Perkuat Penegakan Hukum yang Bebas Korupsi
-
Terima Suap Perkara, KY Turut Usut Pelanggaran Etik Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden