Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (BLT UMKM) atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2022. Bagaimana cara cek penerima BPUM 2022 agar tahu kita termasuk yang dapat atau tidak?
Sebenarnya cara cek penerima BPUM 2022 itu cukup mudah. Anda perlu mengakses di eform.bri.co.id dan mengisi beberapa data. Agar lebih lengkapnya, simak artikel ini sampai akhir.
Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro merupakan salah satu program bansos sebagai strategi pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Khususnya untuk membantu pelaku usaha mikro agar tetap bertahan di tengah wabah Covid-19 yang melanda.
BPUM 2022 akan disalurkan secara transfer tunai kepada setiap penerima. Dalam proses penyaluran kepada penerima, pemerintah bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Untuk metahui apakah Anda merupakan penerima BPUM 2022 atau tidak, maka Anda harus mengakses eform.bri.co.id.
Lantas bagaimana cara cek penerima BPUM 2022 di eform.bri.co.id? Berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka browser, masuk ke laman eform.bri.co.id
- Pilih Cek Data BPUM
- Isi NIK Anda dengan benar
- Tunggu hingga muncul kode verifikasi, lalu masukkan kode verifikasi
- Selanjutnya, klikproses inquiry
- Setelahnya akan muncul notifikasi pemberitahuan. Apabila Anda terdaftar sebagai penerima, maka akan ada pemberitahuan bahwa Anda masuk atau tidak pada halaman selanjutnya.
Besaran BLT UMKM 2022 hampir mirip dengan bantuan yang diberikan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) atau BP-PKLW, yakni senilai Rp 600.000 per orang. Selain itu, sasarannya juga sama yaitu sekitar 12 jutaan penerima.
Berdasarkan APBN 2022, total dana bantuan sosial yang akan digelontorkan pemerintah untuk pemulihan ekonomi adalah sebesar Rp 455,62 triliun. Dana tersebut selanjutnya akan dialokasikan pada tiga kelompok.
Kelompok penerinama pertama yaitu bidang penanganan kesehatan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 122,54 triliun. Alokasi tersebut mencakup program vaksinasi, perawatan pasien Covid-19, insentif tenaga kesehatan, insentif perpajakan, dan penanganan Covid-19 di suatu daerah.
Selanjutnya kelompok kedua yaitu perlindungan masyarakat, mendapat alokasi sebesar Rp 154,76 triliun. Dana tersebut diberikan pada program bansos (PKH, sembako), BLT Desa, Kartu Pra Kerja, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dan antisipasi perluasan perlinsos.
Sementara itu kelompok ketiga, mendapat sebesar Rp 178,32 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk pemulihan ekonomi, melalui program Padat Karya untuk parekraf, ketahanan pangan, pembangunan kawasan industri, bidan ICT dan dukungan kepada UMKM, termasuk BLT UMKM atau BPUM 2022.
Dengan cairnya penyaluran BPUM 2022 ini, diharapkan dana yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik. Terutama dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah. Karena hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat membantu dalam pemulihan ekonomi nasional.
Itulah tadi ulasan mengenai cara cek penerima BPUM 2022 di eform.bri.co.id. BPUM cair pada bulan April ini sebelum lebaran. Segera cek daftar penerimanya, siapa tahu Anda merupakan salah satu penerima BPUM 2022.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!