News / nasional
Rifan Aditya
Ilustrasi uang rupiah, gajian, - Cara Cek Penerima BPUM 2022 di eform.bri.co.id (Pixabay)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (BLT UMKM) atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2022. Bagaimana cara cek penerima BPUM 2022 agar tahu kita termasuk yang dapat atau tidak?

Sebenarnya cara cek penerima BPUM 2022 itu cukup mudah. Anda perlu mengakses di eform.bri.co.id dan mengisi beberapa data. Agar lebih lengkapnya, simak artikel ini sampai akhir. 

Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro merupakan salah satu program bansos sebagai strategi pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Khususnya untuk membantu pelaku usaha mikro agar tetap bertahan di tengah wabah Covid-19 yang melanda. 

BPUM 2022 akan disalurkan secara transfer tunai kepada setiap penerima. Dalam proses penyaluran kepada penerima, pemerintah bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Untuk metahui apakah Anda merupakan penerima BPUM 2022 atau tidak, maka Anda harus mengakses eform.bri.co.id. 

Baca Juga: Informasi Pencairan BLT UMKM 2022 dan Banpres BNI dan Mengatasi Tidak Terdaftar di BPUM eform.bri.co.id

Lantas bagaimana cara cek penerima BPUM 2022 di eform.bri.co.id? Berikut ini langkah-langkahnya: 

  1. Buka browser, masuk ke laman eform.bri.co.id
  2. Pilih Cek Data BPUM
  3. Isi NIK Anda dengan benar
  4. Tunggu hingga muncul kode verifikasi, lalu masukkan kode verifikasi
  5. Selanjutnya, klikproses inquiry
  6. Setelahnya akan muncul notifikasi pemberitahuan. Apabila Anda terdaftar sebagai penerima, maka akan ada pemberitahuan bahwa Anda masuk atau tidak pada halaman selanjutnya.

Besaran BLT UMKM 2022 hampir mirip dengan bantuan yang diberikan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) atau BP-PKLW, yakni senilai Rp 600.000 per orang. Selain itu, sasarannya juga sama yaitu sekitar 12 jutaan penerima. 

Berdasarkan APBN 2022, total dana bantuan sosial yang akan digelontorkan pemerintah untuk pemulihan ekonomi adalah sebesar Rp 455,62 triliun. Dana tersebut selanjutnya akan dialokasikan pada tiga kelompok.  

Kelompok penerinama pertama yaitu bidang penanganan kesehatan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 122,54 triliun. Alokasi tersebut mencakup program vaksinasi, perawatan pasien Covid-19, insentif tenaga kesehatan, insentif perpajakan, dan penanganan Covid-19 di suatu daerah.  

Selanjutnya kelompok kedua yaitu perlindungan masyarakat, mendapat alokasi sebesar Rp 154,76 triliun. Dana tersebut diberikan pada program bansos (PKH, sembako), BLT Desa, Kartu Pra Kerja, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dan antisipasi perluasan perlinsos.  

Baca Juga: Cara Cek BSU Subsidi Gaji 2022 di bsu.kemnaker.go.id yang Cair April untuk Pekerja dan Buruh

Sementara itu kelompok ketiga, mendapat sebesar Rp 178,32 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk pemulihan ekonomi, melalui program Padat Karya untuk parekraf, ketahanan pangan, pembangunan kawasan industri, bidan ICT dan dukungan kepada UMKM, termasuk BLT UMKM atau BPUM 2022. 

Komentar

terkini