Suara.com - Masyarakat kini tak perlu panik jika kehabisan bahan bakar minyak atau BBM saat terjebak macet. Jelang mudik Lebaran 2022, Polresta Bandung berusaha mengantisipasi kejadian ini dengan menyiapkan layanan pom mini mobile.
Melansir Ayobandung.com -- jaringan Suara.com, musim mudik memang kerap membuat kendaraan yang terjebak macet kesulitan mendapat BBM. Selain padat kendaraan, faktor naiknya harga Pertamax juga membuat pertalite menjadi incaran pengedara.
Kondisi itu bisa memicu terjadinya antrean panjang di SPBU, sehingga mudik pun menjadi terhambat. Namun, situasi itu tidak perlu dikhawatirkan bagi pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Bandung.
Jika pemudik kehabisan BBM dan terjebak kemacetan, maka hal itu bisa diatasi dengan layanan pengantaran BBM yang disiapkan Polresta Bandung, yang diberi nama pom mini mobile.
Pom mini mobile ini berbentu sepeda motor yang dimodifikasi sedemikian rupa, untuk membawa BBM. Nantinya, mereka akan menembus kemacetan demi mengantarkan BBM ke pemudik yang terjebak.
"Kami membuat Pom mini mobile sebagai antisipasi. Bentuknya sepeda motor yang dimodifikasi supaya bisa membawa BBM," ujar Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, Jumat (22/4/2022_.
Pom mini mobile tersebut akan menembus kemacetan untuk mengatarkan BBM kepada pemudik yang kehabisan atau bensin tipis.
"Bagi yang kehabisan atau BBM tipis tapi terjebak kemacetan, tinggal hubungi kami," lanjutnya.
Pemudik nantinya hanya tinggal menghubungi hotline kepolisian, yakni 110. Pemudik diminta menyampaikan kendala lapangan, yakni kehabisan atau BBM tipis namun terjebak kemacetan.
Operator di hotline kepolisian akan memerintahkan petugas pom mini mobile untuk mengantarkan BBM kepada yang bersangkutan.
"Kami siapkan empat unit, sedangkan untuk peletakannya itu untuk arus mudik kami prioritaskan ada di Nagreg di pos Cikaledong, sedangkan pada arus balik kita prioritaskan ada di Pos Terpadu Cileunyi,"tutupnya.
Berita Terkait
-
PT KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan KA Tambahan Hadapi Lonjakan Arus Mudik, Siap Angkut 15 Ribu Pemudik Setiap Hari
-
Antisipasi Kejahatan Selama Mudik Lebaran 2022, Polda Sumbar Turunkan Tim Khusus
-
Ini 6 Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Lampung, Polisi Siagakan Personel untuk Urai Kemacetan
-
Diperkirakan 23,5 Juta Orang Masuk Jateng pada Puncak Mudik Lebaran 2022, Polisi Jamin Keselamatan Masyarakat
-
Konsumsi Pertalite dan Biosolar Naik saat Lebaran, Menteri ESDM: Stok Aman
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?