Suara.com - Kesusahan dan kegelisahan hidup sesorang, bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. Dalam suatu ceramahnya, Gus Baha menjelaskan penyebab kesusahan dan kegelisahan dalam hidup. Ia juga memberi solusi untuk mengatasi hal ini.
Dikutip dari kanal YouTube Ngaji Aswaja yang diunggah pada Jumat (27/12/2022), Gus Baha menjelaskan bahwa penyebab hidup selalu susah dan gelisah itu karena terlalu mendengarkan perkataan orang lain.
“Akhire sampean mikir, menungso kabeh makhluke Gusti Allah. Kabeh menungso dikersakno pengeran. Wong - wong podho getiing, tak anggep ra ono. Ngunu ae. Sing penting ridha’ne pengeran,” kata Gus Baha.
(“Akhirnya kamu berpikir, manusia semua itu makhluknya Gusti Allah. Semua manusia itu dikehendaki Allah SWT. Apabila ada orang yang tidak suka, saya anggep tidak ada. Ngunu ae. Yang terpenting itu ridha dari Allah SWT,”)
Makanya, dalam surah ar-Rad ayat 28, Allah SWT berfirman,”ala bidzikrillahi tathmainnul-qulub.” artinya: “ingatlah, hanya dengan mengingat Allah (berdizikir), hati menjadi tenteram.”
Dengan berdzikir, hati dan pikiran akan selalu ingat dan menghayati sifat - sifat Allah SWT. Dengan begitu, pikiran dan hati untuk memikirkan orang lain akan teralihkan dengan melakukan dzikir. Dan akhirnya kesusahan dan kegelisahan dalam hidup akan hilang.
“Dalam ilmu tasawuf dinamakan maqom fana. Maqom yang sudah membunuh betul haddun nafsi. Yang berbau, saya siapa itu, lereni (sudahi). Sing marai bingung kan nuruti haddun nafsi, neg nuruti pengeran yo ra bingung (yang membuat bingung kan karena menuruti haddun nafsi, kalau menuruti Allah SWT ya tidak akan bingung),”
Lantas apa itu haddun nafsi? Merupakan perbuatan mensifati diri sendiri. Dalam arti konstekstual, haddun nafsi adalah mementingkan dan hanya memikirkan diri sendiri daripada orang lain.
“Dadi mboten perlu eling Allah SWT niku dengan jumlah (jadi tidak perlu ingat Allah SWT itu dengan jumlah). Tapi aqidah. Tapi tertanam betul betapa pentingnya faktor yang namanya Allah SWT. Itu yang paling prinsip,” katanya.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad: Inilah Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW
Demikianlah penjelasan Gus Baha mengenai penyebab hidup seseorang susah atau gelisah, serta solusi yang bisa dikerjakan untuk menghindari kesusahan dan kegelisahan dalam hidup.
Kontributor : Agung Kurniawan
Berita Terkait
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Profil Habib Bahar Bin Smith, Jadi Tersangka Lagi Usai Aniaya Anggota Banser
-
Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan
-
Lewat Ceramah, Gus Miftah Sindir Kembali Kontroversi Es Teh yang Sempat Viral
-
Ustaz Abdul Somad Bantah Patok Tarif Dakwah Rp40 Juta, Arie Untung Ikut Bersaksi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing