Suara.com - Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) merupakan jaringan jalan yang melintas di pesisir selatan Pulau Jawa, menghubungkan rute yang sejajar dengan Jalur Pantura yaitu Cilegon–Anyer–Pangandaran–Yogyakarta–Banyuwangi.
Jalur ini sejajar dengan garis pantai selatan Jawa dimana setidaknya melewati 5 provinsi di pesisir selatan Pulau Jawa, yakni Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Peningkatan kondisi jalur jalan Pansela ini diharapkan bisa menjadi jalur wisata wilayah pesisir pantai selatan dan di sisi lain mengurangi beban lalu lintas khususnya saat mudik di Pantura.
Jalur ini juga dibangun dengan tujuan agar dapat mengurangi kesenjangan perekonomian antara wilayah Pantura dengan Pansela. Kelebihan Jalur Pansela sendiri memiliki Panoramic Road dan berbagai Objek Wisata yang cukup menarik.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan Jembatan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah - Yogyakarta, Direktorat Jenderal Bina Marga, Javid Hurriyanto ST, MT mengatakan secara umum total panjang Pansela di Jateng -DIY ada 332,9 km dan sampai September 2021 sudah terbangun 164 km di Jateng dan 92,81 km di DIY.
“Sehingga masih tersisa untuk di Jateng itu 48,5 km dan di DIY 27,47 km. Jadi secara progres dan gabungan sudah 80 persen sudah terbangun dan sementara sisanya sudah ada yang sudah on going,” ucap Javid kepada media saat peninjauan Jalan Tepus-Jerukwudel, Sabtu (23/4/2022).
Ia menuturkan, Pansela menjadi salah satu jalan alternatif selain ada jalan Pantura, jalan nasional dan di lintas tengah ada jalan tol.
“Sekarang kita ada Pansela yang secara garis besar sudah tersambung dan Kalau ada masih kegiatan di lapangan sifatnya tidak buntu kita akan alihkan dan sambungkan dengan jalan nasional dan kabupaten,” terang Javid.
Pansela Jawa Tengah - DIY sendiri sudah bisa dilalui pemudik dari Jeladri, sementara dari perbatasan Jawa Barat itu ada Patimuan Cilacap yang memakai jalan nasional.
Baca Juga: Angka Pernikahan Dini di Jateng Tinggi, Ganjar Beri Pesan Ini ke Ibu-ibu
“Cilacap sampai Kebumen pakai jalan nasional juga, nanti dari Kebumen masuk ke Jalan kabupaten ke Tambak Mulyo Jeladri ke arah Jogja sudah nyambung semua sampai Gunung Kidul, memang ada beberapa lokasi on going. Secara garis besar kita tetap tersambung semua tinggal ada spot pembangunan nanti kita aliihkan ke kabupaten, penghubung dan jalan nasional,” papar Javid.
Sementara terkait pasokan BBM di pansela, ketersedian SPBU pun sudah cukup banyak dimana ada 4 SPBU yang besar dan beberapa SPBU mini.
“Jadi saya yakin kekhawatiran pemudik memanfaatkan pansela tidak perlu karena persediaan BBM cukup dan rest area juga sudah kita survei banyak dan sekarang tempat kuliner dan pantai sudah dibuka,” ungkap Javid.
Ia meminta para pemudik yang melalui jalur pansela agar selalu berhati-hati mengingat kondisinya yang masih baik dan bagus. “Kebiasaan kita jika ada jalan baru, sepi tolong patuhi rambu-rambu dan kecepatan. Kalau capek istirahat, mudah-mudahan ini jadi mudik aman dan sehat,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bandara YIA Segera Layani Penerbangan Internasional Pekan Depan
-
Antisipasi Mudik Lebaran, Pengelola Tol Semarang-Solo Siapkan Sistem Buka Tutup Gerbang Bawen
-
Ini Jadwal Azan Magrib Waktu Buka Puasa di Kota Solo pada 23 April 2022
-
DIY PPKM Level 2, Haryadi: Jangan Dangdutan Saat Hari Raya Lebaran
-
Motor Anda Hilang? Cek Datanya Berikut, Bisa Jadi Sudah Berhasil Ditemukan Polres Sukoharjo
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan