Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali tak menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD DKI, Senin (24/4/2022). Seharusnya, Anies datang dalam rapat itu untuk menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2021.
Dalam paripurna tersebut, Anies diwakili oleh Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. Anies diketahui dalam waktu yang bersamaan memilih untuk menemui warga terdampak kebakaran di Pasar Gembrong, Jakarta Timur.
Melihat Anies yang diwakilkan oleh Riza, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, Basri Baco angkat bicara dalam rapat itu. Ia menyesalkan Anies yang berulang kali tak hadir rapat dan terus diwakilkan oleh Riza.
"Saya mengamati beberapa paripurna Pak Gubernur tidak pernah hadir, selalu diwakili oleh Pak Wakil Gubernur terus. Padahal berhentinya Gubernur dan Wakil Gubernur bersamaan kalau tidak salah di bulan Oktober nanti," ujar Baco di ruang paripurna gedung DPRD DKI, Senin (25/4/2022).
Menurut Baco, kehadiran Anies dalam rapat ini begitu penting. Apalagi dialog dengan dewan merupakan bagian dari menyerap aspirasi warga.
"Pesan keras Buat Pak Gubernur, buat Pak Wakil Gubernur, dan untuk eksekutif, tolong jangan pentingkan kepentingan yang pencitraan diri sendiri. Pikirkanlah nasib rakyat Jakarta," jelasnya.
Karena itu, Baco meminta kepada Riza agar menyampaikan peringatan tersebut kepada Anies. Ia berharap dalam paripurna selanjutnya Anies sendiri yang datang.
"Mohon juga jadi catatan. Ini saya rasa juga jadi keluhan para seluruh fraksi dan masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: PKS Tuding Interpelasi ke Anies Baswedan yang Diusulkan Ketua DPRD DKI Jakarta Sudah Politis
Berita Terkait
-
Viral, Panik Akibat Kebakaran Pasar Gembrong, Warga Setempat Malah Rusuh, Netizen Beri Sindiran Tajam: Kalian Norak!
-
Pasar Gembrong Terbakar, PSI: Kok Kebakaran Terus Berulang Padahal Jakarta Belum Musim Kemarau?
-
PKS Tuding Interpelasi ke Anies Baswedan yang Diusulkan Ketua DPRD DKI Jakarta Sudah Politis
-
Kisah Pilu Korban Kebakaran Pasar Gembrong; Tabungan Buat Berlebaran Bersama Keluarga di Kampung Ludes Dilalap Api
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar