Suara.com - Pertemuan antara Ahmad Sahroni dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ternyata direncanakan secara mendadak. Bahkan, rencana pertemuan itu diatur sendiri oleh Sahroni.
Sahroni mengaku dirinya yang meminta izin langsung kepada Gibran untuk berkunjung menemui dirinya di Solo pada Kamis (28/4/2022).
"Sangat mendadak. Saya yang izin silaturahmi ke Mas Gibran langsung," kata Sahroni melalui pesan instan, Selasa (26/4/2022).
Pria yang akrab dikenal Crazy Rich Tanjung Priok ini memang berencana berkunjung ke Solo, Jawa Tengah pada Kamis pekan ini. Kunjungan itu khusus untuk menemui Gibran.
Lantas apa yang menjadi tujuan Sahroni mampir ke Solo demi menemui putra Presiden Jokowi tersebut? Apakah erat kaitannya dengan Pilgub Jakarta 2024 atau ada agenda politik lainnya?
Mengingat, sebelumnya Sahroni pernah menantang Gibran untuk sama-sama mendaftarkan diri maju di Pilgub Jakarta. Apa memang kedatangan Sahroni nantinya untuk merayu secara langsung Gibran untuk benar-benar mendaftar?
Menjawab pertanyaan itu, Sahroni tidak memeberikan jawaban mendetail. Ia hanya berujar bahwa kunjungannya ke Solo hanya untuk bersilaturahmi dengan Gibran.
"Silaturahmi aja nih," kata Sahroni.
Diketahui, Gibran sebelumnya pernah menanggapai tantangan dari politisi Partai Nasional Demokrat itu.
Menanggapi Sahroni, Gibran pun balas menyuruh Sahroni untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta jika menginginkannya. Dengan santai, ia mengatakan Sahroni tidak perlu menunggunya.
"Maju-maju ae, rasah (gak usah) nunggu aku. Silakan Pak Sahroni daftar, daftar nggak usah nunggu saya. Ngapain nunggu saya. Kalau niatnya memang ingin maju, ya maju aja. Nggak usah nunggu saya," ujar Gibran.
Gibran menegaskan dirinya belum membuat keputusan politik untuk agenda 2024. Karena itu, ia mempersilahkan politisi Partai NasDem itu untuk maju tanpa perlu menunggunya di Pilkada DKI Jakarta.
"Memangnya aku meh (mau) tarung (maju pilkada DKI Jakarta)? Kalau niat ingin maju ya maju. Tidak usah menunggu saya," tandasnya.
Sebelumnya, Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni mengatakan akan maju di Pilkada DKI Jakarta, asalkan Gibran mendaftar. Menurutnya, Gibran sebagai anak presiden tentu akan maju sebagai calon gubernur.
"Kalau gue mengisyaratkan anak Presiden Jokowi maju DKI, disiapkan resmi, daftar langsung gue," kata Sahroni.
Berita Terkait
-
Crazy Rich Tanjung Priok Bakal Mampir Ke Solo, Sahroni Temui Gibran Untuk Rayu Maju Pilgub DKI Jakarta?
-
Gelar Aksi Bisu, Komunitas Indonesia Bebas Daging Anjing Tagih Janji Gibran, Soal Apa?
-
Unisri Surakarta Wisuda 491 Sarjana Baru, Gibran Berharap Jadi Agen Perubahan
-
Heboh Tembok Pagar Bekas Keraton Kartasura Dijebol Alat Berat, Gibran: Itu Ngawur!
-
Siap Kejar Semarang, Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Pidato Mencengangkan Dihadapan Ganjar Pranowo
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah