Suara.com - Menjelang tahun politik 2024, banyak sekali informasi di media sosial yang bersifat menggiring opini. Bahkan tak jarang informasi yang tidak jelas sumbernya ini turut mencatut nama-nama besar.
Salah satunya pemberitaan yang disebarkan lewat kanal YouTube milik POJOK DUNIA. Salah satu video unggahannya menyertakan thumbnail dan judul yang cukup mencengangkan mengenai sosok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
"Berita Terkini ~ Terlibat KUDETA Presiden ~ ANIES Nekat Jadi BOHIR BEM SI," begitulah judul yang tertera pada unggahan tersebut, seperti dikutip pada Kamis (28/4/2022).
Unggahan video itu juga menyertakan thumbnail yang menunjukkan sosok Anies Baswedan dengan kondisi kepala berdarah. Ia tampak dikelilingi oleh sejumlah petugas kepolisian, bahkan dua di antaranya memegang erat lengannya, sementara ada satu aparat lagi yang seolah bersiap memukulnya dengan memakai pipa.
"Terlibat Kudeta Presiden. Di Jemput Paksa, Anies Babak Belur Begini," seperti itulah tajuk yang tertulis di thumbnail video.
Namun benarkah klaim yang beredar mengenai Anies Baswedan tersebut?
PENJELASAN
Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, melakukan penelusuran pada video berdurasi 8 menit 5 detik unggahan akun YouTube POJOK DUNIA tersebut.
Hasilnya, ternyata keseluruhan isi video mengungkap mengenai komentar Helmi Felis, salah seorang loyalis Anies Baswedan yang memang kerap berseliweran di media sosial.
Baca Juga: Dapat Dukungan dari Parpol, Jalan Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024 Dinilai Makin Lancar
Melalui cuitan di Twitter-nya, Helmi Felis menyebut bahwa usai demo mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI pada 11 April 2022, akan ada demo besar lagi yang terjadi pada 21 April 2022.
Hal inilah yang sejatinya dibahas dalam video tersebut. Hal yang sama juga dibahas dalam sebuah artikel yang dipublikasikan situs pojoksatu.id.
"Diungkap Loyalis Anies Baswedan, Bakal Ada Demo Besar 21 April: Rezim Jokowi Nyusahin Rakyat Doang" adalah judul yang dipakai pada artikel pojoksatu.id tersebut.
Dalam keseluruhan artikel bukan cuma membahas cuitan Helmi Felis mengenai agenda demo mahasiswa 21 April 2022, melainkan juga komentarnya mengenai kinerja Presiden Joko Widodo yang dianggap tidak bisa menyelesaikan permasalahan bangsa.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelusuran itulah, dapat dipastikan judul konten dan thumbnail yang diunggah kanal YouTube POJOK DUNIA tidak sesuai dengan isinya maupun fakta di lapangan.
Tag
Berita Terkait
-
Terpopuler: Harga Tiket Formula E Jakarta, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Mudik
-
Indonesia Negara Kaya Ladang Minyak Sawit, Jokowi: Sudah Empat Bulan Minyak Goreng Langka
-
Dapat Dukungan dari Parpol, Jalan Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024 Dinilai Makin Lancar
-
Jokowi Diajak Tinjau Sirkuit Formula E oleh Anies Baswedan, Jadi Sinyal Dukungan untuk Pilpres 2024?
-
Anies Baswedan Bersanding dengan Puan Maharani di Pilpres 2024, Pengamat: Sangat Mungkin Terjadi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan