Suara.com - Video tidak senonoh tiba-tiba muncul di sela-sela Menko Polhukam Mahfud MD tengah menyampaikan pandangannya menanggapi rilis survei Indikator Politik Indonesia secara daring.
Video menggambarkan pria tidak berbusana itu muncul beberapa detik. Sontak hal itu membuat Mahfud MD terdiam sesaat lantaran adanya kejanggalan tersebut.
Pantauan Suara.com melalui siaran rilis survei yang ditayangkan di kanal YouTube Indikator Politik Indonesia memang ada dua kali percobaan manampilka video di saat Mahfud MD sedang berbicara.
Pada percobaan pertama hanya tampak gambar blur tidak bergerak selama sekitar 19 detik. Sementara di percobaan kedua, muncul video tidak senonoh sekitar 9 detik beserta suara.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi yang juga ada di ruang diskusi daring bersama Mahfud itu mengatakan bahwa pihak yang mencoba melakukan hack saat siaran rilis survei berlangsung.
"Ada yang meng-hack," kata Burhanuddin.
Setelah insiden tersebut, Mahfud MD kembali melanjutkan paparannya menanggapi hasil survei.
Adapun rilis survei tersebut berkaitan dengan persepsi publik terhadap kinerja lembaga penegak hukum dalam pemberantasan korupsi.
Berita Terkait
-
BRIN Desak Mahfud MD Buka Data 82 Persen Rakyat Papua Minta Pemekaran
-
Mahfud MD Didesak MRP soal Buka Data Klaim 82 Persen Orang Papua Minta Pemekaran
-
Klaim 82 Persen Orang Papua Minta Pemekaran, Jokowi Didesak Pecat Mahfud MD
-
MRP Desak Mahfud MD Buka Data Klaim 82 Persen Orang Papua Minta Pemekaran
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah
-
Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz
-
Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama