Suara.com - Seorang warganet Twitter mengungkapkan kekesalannya akibat unggahan Instagram Story driver ojek online. Ia menilai si driver sudah melakukan body shaming terhadap salah satu pelanggannya.
"Apes banget hidup gue bawa penumpang kaya gini," keluh si driver sambil memotret pelanggannya dari belakang, dikutip Suara.com, Jumat (29/4/2022).
Usut punya usut, pelanggannya ternyata seseorang yang bertubu besar. Tampaknya driver itu sudah mengantarkan pelanggannya sampai ke tempat tujuan, sebelum ia mengunggah konten yang dinilai body shaming tersebut.
Seorang warganet Twitter lantas mengungkapkan rasa kesalnya terhadap postingan tersebut. Meski pelanggan di foto tersebut bukanlah dirinya, ia mengaku tetap merasa sakit hati dengan unggahan sang driver.
"Tok tok mau tanya nih, ada persyaratan berat badan nggak sih buat naik @gojekindonesia? Kang ojolnya sampe update. Saya yang bukan mbaknya aja sakit hati loh liat ini," kata pemilik akun Twitter tersebut.
Ia lantas menunjukkan bukti bahwa sang driver memang mengeluhkan perihal berat badan customernya. Driver itu rupanya sempat mengunggah tangkapan layar diskusinya bersama rekan sejawat di grup.
"Anak gojek banyak yang mengeluh kalo bawanya badan gede ga dapet tip, tip palingan goceng atau ceban," sambung si driver ojek online.
Unggahan di Twitter ini lantas kembali diviralkan oleh akun Instagram @underc0ver.id. Beragam komentar langsung disampaikan warganet menanggapi isu dugaan body shaming tersebut.
Ada yang mendukung si driver lantaran sepeda motor berpotensi untuk rusak apabila membawa beban lebih dari batas yang ditentukan. Sementara tak sedikit pula yang menyalahkannya karena dianggap tidak sopan kepada pelanggan yang telah menggunakan jasanya.
Baca Juga: Definisi Cinta Pertama, Momen Anak Peluk Erat Ayah saat di Angkutan Umum, Publik: Terharu Banget
"Maaf nih kak, bukanya gimna.. kasian juga motornya kak.. klo bisa naik Gocar lebih enak kak," komentar warganet.
"Harusnya naik gocar sih kalo tau diri mah. Bukan body shaming ya, kakak saya juga bodynya besar tapi gak pernah mau pesen gojek kalo saya yang pesenin karna dia bilangnya kasian abang-abangnya. Fine-fine aja," imbuh warganet.
"Kalau memang ga bisa atau ga mau sebenarnya ngomong baik-baik aja sih.. ga usah ngeluh di sosmed :)" ujar warganet lain.
"Gw doain yang body bigsize jadi orang sukses semua.. biar bisa beli mobil... biar gak di shamming mulu apalagi dikata pembawa ke apesan..." tutur warganet.
"Dua duanya salah, satu ga nyadar berat, satu buat malu orang dengan posting," kata warganet yang lebih menekankan kesalahan dari kedua belah pihak.
"Kalo ngomongin safety, ya harusnya penumpang ini pilih alat transportasi lain yang lebih aman bagi semua pihak. Beban maksimal satu sepeda motor adalah 110 sampai 130 kg. Kalo ngomongin etika, ya ojolnya juga salah update status mocking mbak ini," timpal warganet lain.
Berita Terkait
-
Definisi Cinta Pertama, Momen Anak Peluk Erat Ayah saat di Angkutan Umum, Publik: Terharu Banget
-
Aksi Kucing Nyebrang Bikin Ngakak Gegara Bawa Barang Ini: 'Gue Kira Anaknya'
-
Niat Berbuat Baik Berbagi Makanan, Perempuan Ini Bukannya Senang Malah Trauma, Penerima Ricuh
-
The Real Buka Puasa On The Road, Lelaki Ini Kejar Penjual Makanan di Tengah Kemacetan
-
Ibadah Jalan Terus Meski Masjid Tergenang Banjir, Bapak ini Tetap Baca Al-Quran Pakai Toa Usai Salat Tarawih
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Viral WNI Jadi Tentara AS dan Rusia, Pemerintah Telusuri Status Kewarganegaraannya
-
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: Bisa Melemahkan Negara dan Presiden
-
Sesuai Mandat Reformasi, Kapolri Nilai Posisi Polri Langsung di Bawah Presiden Sudah Ideal
-
Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital
-
Kapolri Dorong Perpol 10/2025 Masuk Revisi UU Polri, Tegaskan Tak Melawan Putusan MK
-
Saut Situmorang: Demokrasi Mahal Jadi Akar Korupsi, OTT KPK Hanya Puncak Gunung Es
-
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca
-
Tolak Wacana Menteri Kepolisian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani
-
Bikin Heboh di Sidang Tipikor, Eks Wamenaker Noel Minta Hukuman Mati
-
KUHP Bukan Kitab Suci, Wamen Hukum Siap Pasang Badan Jelaskan Pasal yang Digugat ke MK