Suara.com - Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu hari yang ditunggu - tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya islam, ada beberapa tradisi untuk menyambut hari ini.
Ingin tahu apa saja tradisi unik yang dilakukan oleh umat islam di sejumlah daerah yang ada di Indonesia? Berikut penjelasannya yang dikutip dari kanal YouTube Generasi Millenial yang diunggah pada Sabtu (2/3/2022), yaitu:
1. Mudik
Mudik merupakan pulang kampung bagi seorang perantau atau orang yang bekerja di luar kota. Bahkan mudik dijadikan sebagai kewajiban yang harus dilakukan oleh perantau. Mudik juga memiliki tujuan untuk berkumpul dengan orang atau keluarga yang ada di kampung halaman.
2. Takbir keliling
Merupakan tradisi umat islam yang ada di Indonesia untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri atau bisa juga dijadikan sebagai penanda datangnya hari lebaran. Biasanya orang akan secara rombongan mengumandangkan takbir ini dengan berkeliling kampung atau daerahnya. Tidak sedikit pula yang membawa beragam pernak - pernik saat takbir keliling ini.
3. Ziarah ke makam
Hampir seluruh daerah di Indonesia melakukan tradisi ziarah ke makam. Yakni mendoakan orang yang sudah meninggal di tempat pemakaman. Selain itu, tujuan ziarah makam juga dijadikan sebagai pengingat bagi orang yang masih hidup, maka dari itu, perlu untuk meningkatkan iman bagi orang yang masih hidup.
4. Tumbilotohe
Baca Juga: Serba-Serbi Mudik Lebaran 2022: Macet Hingga 20 KM, Volume Kendaraan Terbanyak Sepanjang Sejarah!
Merupakan tradisi yang ada di daerah Gorontalo. Yakni tradisi yang dilakukan tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba. Biasanya orang Gorontalo akan memasang lampu minyak di depan rumahnya.
Adapun jumlah lampu yang dipasang, disesuaikan dengan jumlah keluarga. Tradisi ini dilakukan secara turun temurun hingga sekarang.
5. Bakar Gunung
Di Bengkulu, tradisi untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dilakukan dengan bakar gunung. Tradisi ini dilakukan pada malam Hari Raya atau malam takbiran. Pada malam ini, masyarakat Serawai di Bengkulu akan membakar batok kelapa yang sudah ditusuk menyerupai sate.
Adapun tujuan dari pembakaran ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan berdo’a agar keluarga yang sudah meninggal bisa diberi ketenangan.
6. Grebek Syawal
Berita Terkait
-
Serba-Serbi Mudik Lebaran 2022: Macet Hingga 20 KM, Volume Kendaraan Terbanyak Sepanjang Sejarah!
-
Puncak Arus Mudik 2022 Sudah Lewat, Volume Kendaraan Mengarah Trans Jawa Mengalami Penurunan di H-1 Lebaran
-
Menunggu Sidang Isbat, Warga Cianjur Masih Semangat Membuat Kue Lebaran
-
Viral Tips Salam Lebaran Tanpa Kontak sampai Sikut-sikutan ala Chef Vindy Lee, Warganet: Ruwetly Repotly
-
Hendak Masak untuk Lebaran, Ibu Wanita Ini Taruh Kulit Ketupat di Tempat Tak Terduga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini