Suara.com - Wisatawan Jakarta ditipu agen wisata Labuan Bajo. Wisatawan Jakarta itu bernama Frans Setiawan.
Dia telah ditipu oleh agen perjalanan wisata Komodo Experience di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Kejadian penipuan itu telah dia laporkan ke Kepolisian Polres Manggarai Barat dengan nomor STTLP/106/IV/2022/NTT/Res Mabar.
Frans kini menanti penanganan kasus penipuan yang dia alami oleh pihak kepolisian. Dia ingin pelaku segera ditangkap dan uang tersebut dapat dikembalikan.
Dia juga berharap tidak ada lagi kasus penipuan oleh agen perjalanan wisata di Labuan Bajo seperti yang dia alami beberapa waktu lalu.
"Semoga tidak ada korban lainnya lagi, pelaku ditangkap, dan uang kerugian dikembalikan," kata Frans ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Senin.
Frans dan 16 anggota keluarga lainnya dari Jakarta telah tertipu oleh agen perjalanan wisata (agent travel) Komodo Experience di Labuan Bajo sebesar Rp46.300.000.
Nasib naas dialami satu keluarga itu setelah melakukan pelunasan biaya perjalanan wisata selama empat hari tiga malam pada Jumat lalu ke Rizky Saputra yang mengaku sebagai pihak Komodo Experience.
Frans percaya pada Rizky karena lima tahun lalu pernah melakukan perjalanan wisata ke Labuan Bajo menggunakan jasa Rizky dan orang tuanya dengan hasil yang memuaskan.
Baca Juga: Bawa 16 Anggota Keluarga ke Labuan Bajo, Wisatawan Ini Ternyata Ditipu, Rugi Rp 46 Juta Lebih
Tak disangka, usai pembayaran biaya perjalanan, pihak agen perjalanan tidak mengunjungi mereka. Berbagai alasan pun diberikan oleh pelaku. Agen perjalanan wisata itu pun tidak menjemput rombongan keluarga yang akan melakukan wisata hingga Sabtu.
Akibat kondisi itu, Frans curiga dan meminta hotel untuk menghubungi pihak kapal Lamborajo yang diketahuinya menjadi kapal wisata mereka.
Namun, dia kaget dengan penuturan pihak kapal, bahwa dia dan keluarga tidak masuk dalam daftar tamu pada kapal tersebut, dan Rizky telah lama buron karena sering menipu wisatawan. (Antara)
Berita Terkait
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!