News / Nasional
Kamis, 05 Mei 2022 | 20:02 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi (kiri) [Dok. Korlantas Polri]

Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Firman Shantyabudi meminta jajarannya untuk mengawal jalannya arus mudik dan arus balik 2022 dengan besar hati. Kepada jajarannya, Firman meminta anggotanya untuk tidak berkecil hati meski pelaksanaannya menuai banyak kritikan dari masyarakat.

"Tapi tidak usah kecil hati, tidak papa kita dimarahin," kata Firman dalam rekaman suara yang diterima wartawan, Kamis (5/5/2022).

Firman mengatakan, kritikan dari masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 harus diterima dengan baik. Menurut dia, lebih baik dimarahi dan kemacetan tidak terjadi.

"Jauh lebih baik dimarahi macet sekian jam daripada 24 jam, 36 jam, 72 jam kita macet gara-gara kita lepas. Dan itu resiko jabatan saya," sambung Firman.

Dengan demikian, Firman meminta jajarannya berbesar hati. Kepada jajarannya, dia juga memberikan semangat kepada jajarannya agar mengawal masyarakat kembali ke tempat asalnya dengan baik.

Pernyataan Firman itu merujuk pada catatan yang diperoleh Polri selama gelaran mudik 2022 berlangsung. Sebab, banyak masyarakat yang harus tertahan ketika skema one way di Tol Cikampek hingga Tol Kalikangkung selama berjam-jam.

"Beberapa catatan yang kita peroleh di gerbang tol utama, kalau dulu kita sering kenalkan ini dengan istilah volume dan capacity ratio, hari itu tercatat angka 1,3; 1,5; 1,6. Artinya tidak ada alternatif lain kecuali harus intervensi rekayasa kembali," papar Firman.

Load More