Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Firman Shantyabudi meminta jajarannya untuk mengawal jalannya arus mudik dan arus balik 2022 dengan besar hati. Kepada jajarannya, Firman meminta anggotanya untuk tidak berkecil hati meski pelaksanaannya menuai banyak kritikan dari masyarakat.
"Tapi tidak usah kecil hati, tidak papa kita dimarahin," kata Firman dalam rekaman suara yang diterima wartawan, Kamis (5/5/2022).
Firman mengatakan, kritikan dari masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 harus diterima dengan baik. Menurut dia, lebih baik dimarahi dan kemacetan tidak terjadi.
"Jauh lebih baik dimarahi macet sekian jam daripada 24 jam, 36 jam, 72 jam kita macet gara-gara kita lepas. Dan itu resiko jabatan saya," sambung Firman.
Dengan demikian, Firman meminta jajarannya berbesar hati. Kepada jajarannya, dia juga memberikan semangat kepada jajarannya agar mengawal masyarakat kembali ke tempat asalnya dengan baik.
Pernyataan Firman itu merujuk pada catatan yang diperoleh Polri selama gelaran mudik 2022 berlangsung. Sebab, banyak masyarakat yang harus tertahan ketika skema one way di Tol Cikampek hingga Tol Kalikangkung selama berjam-jam.
"Beberapa catatan yang kita peroleh di gerbang tol utama, kalau dulu kita sering kenalkan ini dengan istilah volume dan capacity ratio, hari itu tercatat angka 1,3; 1,5; 1,6. Artinya tidak ada alternatif lain kecuali harus intervensi rekayasa kembali," papar Firman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier