Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Jenderal (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo di Yogyakarta, Sabtu (7/5/2022). Dalam pertemuan itu Subagyo harapkan Prabowo jadi presiden.
Prabowo sengaja bertandang ke kediaman Subagyo HS untuk menjenguk yang bersangkutan karena sedang tidak dalam keadaan sehat.
"Pak Subagyo HS saat ini sedang sakit. Alhamdulillah kedatangan saya sebagai mantan anak buahnya beliau sangat senang dan beliau bisa tersenyum dan menyatakan bahagia serta semangatnya untuk kembali sehat dan fit," kata Prabowo dalam keterangannya yang dikutip Suara.com, Senin (9/5/2022).
Sementara itu, Subagyo mengaku senang bisa berjumpa dengan mantan anak buahnya, Prabowo Subianto yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan. Dia mengatakan, kans Prabowo untuk menjadi presiden pada 2024 sangat kuat.
"Mas Bowo harus jadi presiden, kali ini harus jadi dan harus menang," ujar Subagyo HS.
Adapun Subagyo HS merupakan eks komandan Prabowo di pasukan baret merah. Subagyo HS memimpin korps baret merah selama 1994-1995. Pada 1995 Prabowo diangkat menjadi Danjen Kopassus mengantikan Subagyo.
Subagyo HS juga pernah menjabat sebagai KSAD selama tiga kepemimpinan presiden yakni Soeharto, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri.
Selain itu dirinya pernah juga diangkat Presiden Jokowi menjadi anggota Watimpres.
Dalam pertemuan tersebut terlihat sejumlah purnawirawan jenderal TNI turut hadir mendampingi Prabowo, salah satunya eks Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Serta sejumlah elite Partai Gerindra seperti Sugiono dan Prasetyo Hadi.
Baca Juga: Jika Prabowo dan Anies Nyapres, Sosok Ini Bisa Kecipratan Berkah Menang Pilpres 2024
Berita Terkait
-
Jika Prabowo dan Anies Nyapres, Sosok Ini Bisa Kecipratan Berkah Menang Pilpres 2024
-
Tak Menyesal Dihujat Gegara Dukung Prabowo di Pilpres 2019, UAS Jawab Begini
-
Pernah Digadang-Gadang Wapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019, Ini Alasan UAS Menolak
-
Koleksi Kendaraan 4 Bakal Calon Presiden 2024, Punya Siapa yang Termahal?
-
Pengamat: Prabowo dan Puan Maharani Mau Dipaketkan Dalam Pilpres 2024
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat