Ini bisa menjadi keuntungan, namun juga bisa menjadi kerugian. Keuntungannya, karyawan bisa tetap beraktivitas tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Ketika keluarga bisa memahami situasi anggota keluarganya yang bekerja, maka keuntungan bisa didapat. Ini juga bagian dari rasa nyaman ketika bisa bekerja tanpa harus mengkhawatirkan keluarga.
5. Tenang di Jalan
Ketika tak ada keharusan datang tepat waktu ke kantor, para karyawan yang mudik juga lebih tenang ketika di jalan. Mereka tak akan tergesa-gesa untuk segera tiba di rumah dan berangkat ke kantor.
Situasi ini bisa meminimalisir keadaan yang tak diinginkan selama berada dalam perjalanan. Ketika sudah melewati puncak arus mudik, perjalanan pulang lebih lancar dan pekerjaan tetap terselesaikan dengan sistem WFH.
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
KPK Berlakukan 75 Persen Pegawai WFO Usai Libur Lebaran
-
5 Penyebab Macet di Tol Saat Arus Balik Lebaran 2022: Zig-Zag hingga Lupa Isi Saldo
-
Tukang Cilok Keliling Ketiban Berkah saat Terjebak Macet di Momen Lebaran, Banjir Orderan Para Pemudik
-
Tak Ada Cerita WFH, PNS DKI Jakarta Tetap Masuk Kantor Usai Libur Lebaran
-
Berita Batam Kemarin 8 Mei 2022: Dua Pasien Covid-19 Meninggal - Bastian Steel dan Sitha Marino Terlalu Mesra
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti