Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan diskusi bersama sejumlah kelompok milenial Bali. Disela-diskusi, Ganjar menceritakan awal mula masuk ke dunia politik hingga bisa menjadi Gubernur Jawa Tengah.
Ganjar mengatakan, sejak kuliah sudah mengikuti organisasi politik. Lulusan Fakultas Hukum UGM ini menyebut, sempat diejek teman-temannya lantaran mengikuti partai politik.
Awalnya, Ganjar menjadi simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada tahun 1996. Saat terjadi konflik internal di tubuh partai PDI, Ganjar memilih berkarier di politik lewat Partai PDIP yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.
"Saya itu waktu mahasiswa sudah aktif di partai ketika orang takut. Sekarang di PDI Perjuangan. Dulu saya diolok-olok, sama teman-teman diolok-olok ngapain masuk partai dan saya ngga pernah tau akan jadi apa," ujar Ganjar ditulis Rabu (11/5/2022).
Setelah lulus kuliah, Ganjar mengungkapkan sempat bekerja kantoran dahulu. Baru pada tahun 2004, Ganjar didorong menjadi anggota Komisi IV DPR RI periode 2004-2009.
Sampai pada periode keduanya tahun 2009-2014, Ganjar pindah ke Komisi II DPR RI. Ganjar mulai dikenal publik saat menjadi anggota Pansus Hak Angket Bank Century, sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI.
"Terus kemudian lulus, ya biasa cari kerja dulu di Jakarta. Tapi setelah itu ketemu tokoh-tokoh besar, ketemu Bu Mega seneng bisa salaman gitu. Saya masih muda banget waktu itu disuruh maju jadi anggota DPR RI dulu dan sudah berpartai saya," kata Ganjar.
"Jadilah anggota DPR RI dua kali, periode kedua belum selesai terus disuruh maju gubernur. Waktu itu orang yang kenal saya 7 persen, dan orang yang milih saya 3 persen. Saya harus fight dengan incumbent (petahana) Pak Bibit," sambung Ganjar.
Berdasarkan pengalaman pribadinya itu, dihadapan kelompok milenial Bali, Ganjar mengajak generasi milenial agar jangan pernah takut untuk mengambil risiko. Bahkan, Ganjar mengaki tidak pernah bercita-cita menjadi gubernur.
Baca Juga: Cegah Hepatitis Akut di Jawa Tengah, Ganjar Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
Namun, karena Ganjar berani mengambil risiko dan siap menghadapi tantangan di masa depan, akhirnya Ganjar memutuskan maju dan terpilih dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah tahun 2013-2018.
Atas kinerjanya yang dinilai memuaskan, Ganjar kembali dipercaya masyarakat Jawa Tengah memimpin Jawa Tengah periode selanjutnya yaitu tahun 2018-2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan
-
Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut